Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam International Seminar on Debottlenecking Channel: Resolving Bottleneck, Accelerating Investment di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah menyiapkan pendekatan baru untuk memperbaiki iklim investasi nasional. Strategi itu dijalankan melalui mekanisme de-bottlenecking atau penghapusan hambatan investasi berbasis persoalan nyata yang dihadapi pelaku usaha.
Pemerintah menilai pendekatan tersebut penting guna memperkuat peran sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Keterlibatan investor dan dunia usaha menjadi faktor utama dalam upaya mengejar target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen pada 2029.
“Tanpa partisipasi sektor swasta yang signifikan, hampir mustahil menciptakan pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen,” kata Purbaya dalam International Seminar on Debottlenecking Channel: Resolving Bottleneck, Accelerating Investment di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Menkeu menjelaskan kontribusi belanja pemerintah terhadap perekonomian nasional hanya sekitar 10 persen. Adapun sekitar 90 persen aktivitas ekonomi ditopang sektor swasta.
Menurut dia, pemerintah kini memprioritaskan pembenahan iklim bisnis melalui kebijakan investasi yang lebih fleksibel, kepastian hukum, serta konsistensi penegakan aturan.
Pemerintah juga ingin memperkuat implementasi kebijakan lewat mekanisme yang lebih praktis dan transparan agar kepercayaan investor tetap terjaga.
“Pendekatan saya adalah sebaliknya. Saya mendengarkan dari pihak sektor swasta apa masalah mereka sebenarnya, dan kami memecahkan masalah tersebut,” ujar Purbaya.
.png)
2 hours ago
3
















































