PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat volume transaksi melalui BSI Agen mengalami pertumbuhan sebesar 14,54 persen (year-on-year/yoy) dengan jumlah 8,6 juta transaksi hingga Maret 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat volume transaksi melalui BSI Agen mengalami pertumbuhan sebesar 14,54 persen (year-on-year/yoy) dengan jumlah 8,6 juta transaksi hingga Maret 2026. Jumlah BSI Agen pun meningkat 11,31 persen (yoy) mencapai lebih dari 128 ribu agen yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
“Peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan BSI Agen sekaligus memperkuat posisi BSI dalam mendorong transformasi layanan perbankan berbasis komunitas,” kata Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Selain dampak terhadap kinerja bank, perseroan menyatakan program BSI Agen juga membuka peluang ekonomi bagi para agen.
Bank mencatat rata-rata penghasilan BSI Agen mencapai Rp 6 juta hingga Rp 8 juta per bulan, bergantung pada jumlah transaksi yang dilakukan.
“Hal ini menjadikan BSI Agen tidak hanya sebagai kanal layanan keuangan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambah Anton.
BSI Agen memberikan layanan perbankan kepada masyarakat berupa tarik tunai, transfer, setor tunai, pembayaran tagihan, hingga pelunasan biaya haji.
Anton menambahkan BSI Agen turut membantu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah hingga pelosok desa melalui skema layanan agen laku pandai.
Perseroan menyatakan kehadiran BSI Agen menjadi pelengkap solusi layanan keuangan yang inklusif dan efisien, khususnya bagi masyarakat yang berada jauh dari kantor cabang bank.
Saat ini, perseroan memiliki 1.130 kantor cabang di seluruh Indonesia, layanan 6.000 ATM/CRM, kerja sama mesin EDC BSI Agen sebanyak 16 ribu, EDC merchant sebanyak 21 ribu, serta QRIS sebanyak 563 ribu merchant.
“BSI akan terus memperluas jaringan BSI Agen sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional dan memastikan layanan perbankan syariah dapat diakses secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa,” tutur Anton.
sumber : Antara
.png)
2 hours ago
1















































