REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN - Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperluas kontribusinya kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Posyandu Gurame RW 011, Pamulang Timur, Tangerang Selatan, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan program PkM yang memperoleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun Anggaran 2026. Program tersebut bertujuan mendukung transformasi layanan posyandu melalui pengembangan sistem informasi berbasis website dan peningkatan sarana pendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Program hibah ini diketuai oleh Sukmawati Anggraeni Putri dosen Program Studi Sistem Informasi UNM. Tim pelaksana juga terdiri dari Syaifur Rahmatullah dan Duwi Cahya Putri Buani dari Program Studi Informatika. Dalam pelaksanaannya, tim turut melibatkan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, yakni Dimas Ikhsan Ali dan Rifqi Sanaya, sebagai bentuk implementasi kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Sosialisasi dihadiri Ketua RW 011 Pamulang Timur, pengurus Posyandu Gurame, serta tim pelaksana PkM. Dalam kegiatan tersebut, tim memaparkan tujuan program, manfaat yang akan diterima masyarakat, tahapan pelaksanaan kegiatan, hingga dukungan pendanaan yang diberikan melalui skema hibah DPPM 2026.
Diskusi membahas berbagai kebutuhan yang dihadapi Posyandu Gurame dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu kebutuhan utama yang menjadi perhatian adalah pengembangan sistem informasi berbasis website untuk mendukung pengelolaan data balita, pencatatan kegiatan posyandu, serta penyajian informasi kesehatan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.
Selain aspek digitalisasi, kebutuhan sarana dan prasarana kesehatan juga menjadi topik pembahasan. Beberapa fasilitas yang diusulkan antara lain alat ukur berat badan, alat ukur tinggi badan, serta perlengkapan penunjang lainnya yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pemantauan kesehatan balita dan masyarakat.
Ketua Tim PkM UNM, Sukmawati Anggraeni Putri menjelaskan program ini dirancang untuk menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM berkomitmen menghadirkan teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin membantu Posyandu Gurame meningkatkan kualitas layanan melalui digitalisasi data dan penguatan sarana pendukung kesehatan sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan,” kata Sukmawati, dalam rilis yang diterima, Senin (22/6/2026).
Ia menambahkan keberhasilan program pengabdian tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang diterapkan, tetapi juga oleh kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan masyarakat.
“Sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk memahami kebutuhan mitra secara langsung. Dengan sinergi yang baik antara tim pelaksana, pengurus posyandu, dan masyarakat, kami optimistis program ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan RW 011 Pamulang Timur,” kata dia.
Melalui kegiatan ini, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.
“Program ini diharapkan mampu menjadi fondasi transformasi Posyandu Gurame menuju layanan kesehatan yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Pamulang Timur,” harapnya.
Ketua RW 011 Pamulang Timur, Agus Efendi, menyambut baik inisiatif yang dilakukan UNM. Menurutnya, pemanfaatan teknologi akan membantu pengelolaan layanan posyandu menjadi lebih tertata dan efisien.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Nusa Mandiri. Program ini sangat relevan dengan kebutuhan Posyandu Gurame, terutama dalam upaya digitalisasi pengelolaan data dan pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan adanya sistem informasi berbasis website, kami berharap proses pencatatan data balita, pelaporan kegiatan, hingga penyampaian informasi kesehatan dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan akurat,” kata Agus.
.png)
1 hour ago
2















































