Seorang wanita Iran memandang deretan kapal di Selat Hormuz dari kawasan Bandar Abbas, di selatan Iran pada 1 Juni 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan melalui dialog mengenai pelayaran aman di Selat Hormuz dan tengah mempersiapkan pernyataan bersama berdasarkan kesepakatan tersebut, kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran. Juru Bicara Kemlu Iran Esmaeil Baqaei menjelaskan kepada wartawan, Rabu (5/8/2026) mengenai perkembangan dialog antara Teheran dan Muscat terkait jalur laut strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia tersebut.
Ia mengatakan bahwa Iran dan Oman, sebagai dua negara pesisir yang berbatasan dengan Selat Hormuz, telah menyepakati koordinat geografis untuk rute pelayaran di jalur laut tersebut. Menurut dia, pernyataan bersama juga sedang disusun dan ditelaah, dengan syarat tidak ada pihak luar yang mencampuri proses tersebut.
Baqaei menjelaskan bahwa Teheran dan Muscat telah berdialog selama dua bulan terakhir untuk menetapkan rute pelayaran yang aman di Selat Hormuz. Dalam proses tersebut, otoritas Iran meninjau usulan itu dari aspek teknis, hukum, keamanan, dan dampak lingkungan.
Ia menegaskan bahwa kesepahaman bilateral antara Iran dan Oman tidak dapat menjadi satu-satunya jaminan bagi pelayaran yang aman di Selat Hormuz. Mengingat, dinamika keamanan masih dapat dipengaruhi oleh blokade laut Amerika Serikat serta tindakan yang disebutnya agresif dan mengancam terhadap Iran beserta kepentingannya.
Baqaei juga menyoroti konsekuensi berbahaya dari tindakan Amerika Serikat bagi seluruh kawasan. Ia mengingatkan bahwa Selat Hormuz ditutup akibat agresi militer yang, menurutnya, dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Sementara itu, menanggapi laporan mengenai kemungkinan kunjungan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, Baqaei membantah adanya rencana tersebut. Meski demikian, Pakistan dan Qatar masih melanjutkan upaya mereka untuk meredakan ketegangan. Republik Islam Iran juga terus menjalin komunikasi erat dengan kedua negara tersebut guna membahas perkembangan terbaru, kata Baqaei.
sumber : Antara, IRNA-OANA, Anadolu
.png)
1 hour ago
1
















































