Rapper Saint Levant dinobatkan sebagai duta merek terbaru untuk rumah mode mewah asal Italia, Prada. Dengan penunjukan tersebut, musisi berusia 25 tahun ini resmi menjadi ambassador pertama Prada yang lahir di Palestina.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rapper Saint Levant dinobatkan sebagai duta merek terbaru untuk rumah mode mewah asal Italia, Prada. Dengan penunjukan tersebut, musisi berusia 25 tahun ini resmi menjadi ambassador pertama Prada yang lahir di Palestina.
Saint Levant, yang memiliki nama asli Marwan Abdelhamid, lahir pada 6 Oktober 2000 di Yerusalem dari ayah berdarah Palestina-Serbia dan ibu Aljazair-Prancis. la dikenal sebagai salah satu musisi muda dengan warna musik yang khas berkat perpaduan bahasa Arab, Inggris, dan Prancis dalam karya-karyanya.
Pengumuman penunjukannya sebagai ambassador dilakukan beberapa hari setelah Saint Levant menghadiri peragaan busana pria Prada koleksi Musim Semi/Musim Panas 2027 di Milan. Saat itu, ia tampak duduk di barisan depan.
Pada Kamis (25/6/2026), Prada mengonfirmasi Saint Levant resmi digandeng sebagai duta merek. "Prada ambassador Saint Levant menghadiri peragaan busana pria Prada musim semi/musim panas 2027 di Milan, di Deposito Fondazione Prada," demikian caption dalam unggahan di Instagram Prada.
Dalam unggahan tersebut, Saint Levant juga terlihat mengenakan liontin berbentuk peta Palestina. Liontin tersebut menggambarkan batas wilayah Palestina sebelum peristiwa Nakba pada 1948, yakni pengusiran ratusan ribu warga Palestina dari tanah air mereka oleh milisi Zionis.
Penulis dan pengamat mode Ruqaiya Haris menilai pemakaian liontin tersebut memiliki makna simbolis yang kuat. Menurut dia, keputusan Prada menampilkan peta Palestina merupakan bentuk perayaan terhadap warisan budaya, identitas nasional, dan tanah air yang tetap dicintai masyarakat Palestina di diaspora.
"Keputusan dalam dunia mode ini tidak terjadi secara kebetulan. Setiap elemen dari penampilan tersebut biasanya telah dikurasi dengan sangat cermat dan detail," kata Haris dikutip dari The New Arab, Senin (29/6/2026).
Haris juga mengapresiasi keberanian Prada karena tetap melanjutkan kampanye tersebut, meskipun itu berpotensi memicu reaksi negatif dari pihak pro-Israel. la juga mengatakan bahwa Prada tidak masuk dalam daftar boikot gerakan BDS (gerakan boikot terhadap perusahaan yang terafiliasi hingga mendukung Israel).
"Saya juga menyadari bahwa Prada adalah salah satu dari sedikit merek fesyen besar yang tidak muncul dalam daftar boikot BDS," kata Haris.
.png)
6 hours ago
7













































