REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- MIND ID membangun literasi pertambangan melalui pendekatan edukasi keluarga dengan kembali menggelar Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026. Pameran edukatif yang ditujukan bagi anak usia 3-15 tahun itu akan berlangsung di Lippo Mall Kemang, Jakarta, pada 2-5 Juli 2026 dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Kegiatan tersebut menghadirkan konsep bermain sambil belajar untuk mengenalkan dunia pertambangan kepada anak-anak bersama keluarga. Setelah sukses menarik lebih dari 2.000 anak beserta orang tua pada penyelenggaraan perdana tahun lalu, MIND ID kembali menghadirkan berbagai wahana interaktif yang memperlihatkan kontribusi sektor pertambangan dalam kehidupan sehari-hari.
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, mengatakan Junior Miners Fun Fest merupakan bagian dari komitmen Grup MIND ID menghadirkan edukasi yang menarik dan mudah dipahami bagi generasi muda. "Junior Miners Fun Fest merupakan bentuk kontribusi nyata MIND ID dalam menghadirkan edukasi yang menarik dan mudah dipahami bagi generasi muda, khususnya dalam mengenal sektor pertambangan sejak dini," ujar Pria, di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Ia menjelaskan seluruh aktivitas yang disiapkan tidak hanya menghadirkan hiburan selama masa liburan sekolah, tetapi juga dirancang untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar dan halus anak. Melalui pengalaman tersebut, anak-anak diperkenalkan pada proses pertambangan dengan pendekatan yang mudah dipahami.
Berbagai wahana edukatif disiapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang interaktif. Di Mining Zone, anak-anak dapat menjelajahi area tambang bawah tanah sambil melatih keberanian, keseimbangan, dan kemampuan motorik kasar. Area ini menggambarkan aktivitas tambang bawah tanah seperti yang dioperasikan ANTAM untuk emas dan Freeport Indonesia untuk tembaga.
Pengunjung juga dapat mencoba Excavator Real Simulator dan Mini Excavator untuk merasakan pengalaman mengoperasikan alat berat dalam skala yang aman. Wahana tersebut sekaligus memperkenalkan aktivitas pertambangan terbuka yang dijalankan TIMAH.
Di zona Gold Rush, anak-anak diajak mengenal peran pembangkit listrik tenaga air yang menjadi salah satu sumber energi utama dalam pengolahan mineral oleh INALUM dan Vale Indonesia. Sementara itu, Mining Simulator Game menghadirkan simulasi logistik kereta batu bara milik Bukit Asam melalui permainan sepeda statis yang mendorong anak tetap aktif bergerak.
Wahana Tunnel Laser mengajak anak melewati rintangan sebagai gambaran proses distribusi hasil tambang yang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian. Adapun Mining Builder memperkenalkan hilirisasi mineral melalui aktivitas menyusun balok Lego yang mendorong kreativitas, kemampuan berpikir struktural, dan pemahaman mengenai ekosistem industri baterai kendaraan listrik.
Pria mengatakan JMFF dirancang sebagai ruang edukasi keluarga yang menghadirkan pengalaman belajar menyenangkan sekaligus memperkenalkan sektor pertambangan kepada generasi muda. "Ini adalah langkah nyata Grup MIND ID untuk membentuk generasi emas yang lebih mampu menghargai sumber daya alam, sekaligus mendukung pengembangan industri pertambangan Indonesia secara berkelanjutan di masa depan," katanya.
Melalui keterlibatan anak dan orang tua dalam setiap aktivitas, MIND ID berharap pemahaman mengenai sektor pertambangan dapat tumbuh sejak dini dalam lingkungan keluarga. Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat literasi masyarakat mengenai peran industri pertambangan bagi pembangunan nasional.
.png)
1 hour ago
2













































