Acara pelantikan DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN) di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Jumat (19/6).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perempuan Amanat Nasional (PUAN) mulai mengintensifkan kaderisasi dan rekrutmen politik perempuan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota minimal 30 persen calon legislatif perempuan. Partai yang tidak memenuhi ketentuan tersebut berisiko tidak dapat menjadi peserta pemilu di daerah pemilihan terkait.
Ketua Umum PUAN Farah Puteri Nahlia mengatakan, penguatan kaderisasi perempuan menjadi salah satu agenda utama yang mendapat perhatian langsung dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
“Pastinya (digenjot untuk memenuhi kuota 30 persen). Itu perintah langsung dari Ketum PAN. Jadi kita akan gas terus, gaspol,” kata Farah di sela pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PUAN di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Jumat (19/6).
Farah menjelaskan, salah satu program yang tengah disiapkan adalah pembentukan sekolah politik bagi kader perempuan PAN. Program tersebut dirancang untuk membekali kader yang memiliki minat terjun ke dunia politik dan maju sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2029.
“Saya sudah punya rencana membuat semacam kelas sekolah politik untuk kader PUAN yang langsung fokus mempelajari strategi politik. Dengan begitu, perempuan-perempuan PUAN yang ingin maju ke legislatif pada 2029 bisa kita kaderisasi sejak sekarang,” ujarnya.
Menurut Farah, persiapan yang dilakukan lebih awal akan membantu PAN tidak hanya memenuhi syarat keterwakilan perempuan, tetapi juga meningkatkan jumlah kader perempuan yang berhasil menduduki kursi legislatif, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ia optimistis target tersebut dapat dicapai mengingat saat ini jumlah kader perempuan PAN yang duduk di DPR maupun DPRD sudah cukup signifikan.
“Kalau kami optimistis, karena sekarang saja kader perempuan PAN di DPR maupun DPRD sudah banyak. Itu akan terus kami tingkatkan. Karena itu, kami akan mencari kader-kader terbaik di daerah dan melakukan kaderisasi secara berkelanjutan sampai 2029,” katanya.
Pelantikan DPP PUAN turut dihadiri Ketua Umum PAN yang juga Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal sekaligus Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, serta sejumlah elite PAN lainnya.
.png)
1 hour ago
1













































