Proyek Sekolah Rakyat Dikebut, K3 Tetap Prioritas

5 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Brantas Abipraya (Persero) menegaskan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja. Perusahaan memastikan target waktu tidak mengorbankan standar teknis maupun perlindungan pekerja di lapangan.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengatakan, percepatan proyek ditopang penguatan manajemen, pengawasan teknis, serta disiplin penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). “Di balik progres yang terus bergerak, terdapat dedikasi tinggi dan kerja keras ratusan pekerja yang menjadi ujung tombak keberhasilan proyek ini,” ujar Dian, Selasa (28/4/2026).

Dian menjelaskan, di setiap lokasi proyek, jumlah pekerja mencapai 400 hingga 600 orang yang bekerja bergantian siang dan malam. Untuk mempercepat pembangunan di berbagai wilayah, perusahaan juga mengerahkan sekitar 2.500 pekerja dari Pulau Jawa ke proyek di Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Menurut Dian, dedikasi tenaga kerja menjadi faktor utama menjaga ritme pembangunan. Ia menekankan banyak pekerja harus meninggalkan keluarga dalam waktu lama, namun tetap menjalankan tugas dengan komitmen tinggi terhadap proyek nasional.

Di sisi operasional, perusahaan membangun budaya kerja kolaboratif tanpa sekat antara mandor, engineer, hingga pimpinan proyek. Dalam kondisi tertentu, seluruh tim turun langsung ke lapangan untuk menjaga progres sekaligus memastikan keselamatan kerja tetap terjaga.

Dian mengatakan, setiap aktivitas proyek diawali dengan safety briefing dan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara disiplin. “Komitmen terhadap keselamatan kerja menjadi prioritas utama perusahaan,” ujar Dian.

Ia menambahkan, berbagai tantangan seperti cuaca ekstrem, medan kompleks, dan keterbatasan logistik dihadapi dengan penguatan koordinasi dan disiplin operasional. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan proyek tetap berjalan sesuai target tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

Percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, lanjut Dian, menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan. Ia menegaskan proyek ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia.

“Proyek Sekolah Rakyat ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul Indonesia,” kata Dian.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |