REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Minat masyarakat terhadap investasi emas tetap tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan. Tren tersebut tercermin dari penjualan emas Galeri 24 yang mencapai lebih dari 3 kilogram selama ajang Bandung International Jewellery Fair (BIJF) 2026 pada 11-14 Juni 2026.
Capaian tersebut diraih pada tahun pertama keikutsertaan Galeri 24 dalam pameran perhiasan yang digelar di Sudirman Grand Ballroom, Bandung. Penjualan tersebut sekaligus menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen penyimpan nilai dan diversifikasi aset.
Selama empat hari penyelenggaraan, stan Galeri 24 menjadi salah satu area yang ramai dikunjungi. Pengunjung tidak hanya melakukan transaksi pembelian, tetapi juga mencari informasi mengenai produk emas dan berkonsultasi terkait investasi.
Selain menawarkan berbagai produk emas batangan dan perhiasan, Galeri 24 menghadirkan sejumlah program promosi, aktivitas interaktif, serta edukasi investasi yang mendapat respons positif dari pengunjung.
Regional Manager Bandung Galeri 24 Yogianda Aprilindo mengatakan, minat masyarakat terhadap investasi emas terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami melihat antusiasme masyarakat Bandung terhadap investasi emas terus meningkat dari tahun ke tahun. Melalui partisipasi Galeri 24 di Bandung International Jewellery Fair 2026, kami juga memberikan edukasi agar masyarakat semakin memahami pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan masa depan," ujar Yogianda dalam siaran pers, Sabtu (20/6/2026).
Menurut dia, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan aset turut mendorong pertumbuhan minat investasi emas. Kondisi tersebut terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang memanfaatkan sesi konsultasi dan edukasi selama pameran berlangsung.
Tidak hanya berfokus pada penjualan, Galeri 24 juga menggelar talkshow mengenai investasi emas dan perencanaan keuangan jangka panjang. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar lebih memahami manfaat dan risiko berbagai instrumen investasi.
Menjelang penutupan acara, total penjualan emas Galeri 24 tercatat melampaui 3 kilogram. Capaian tersebut menjadi indikator tingginya kepercayaan masyarakat terhadap produk emas sebagai salah satu instrumen investasi.
"Respons positif yang kami terima selama empat hari acara ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga nilai aset melalui investasi emas,” katanya.
Ia menambahkan, pencapaian tersebut akan menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperluas edukasi investasi kepada masyarakat.
"Kami mengapresiasi seluruh pengunjung yang telah berpartisipasi dan berharap edukasi yang kami berikan dapat mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk memulai investasi secara bijak dan berkelanjutan," ujarnya.
.png)
15 hours ago
5

















































