Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof Brian Yuliarto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/2/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulianto mengklarifikasi soal isu penutupan program studi (prodi). Brian menyatakan pemerintah justru bermaksud mengembangkan prodi agar sesuai kemajuan zaman.
Pernyataan Brian sekaligus membantah pernyataan Sekjen Kemendiktisaintek Badri Munir Sukoco yang sempat menyampaikan wacana penutupan prodi yang dinilai tak relevan. Brian ingin prodi yang tersedia dapat beradaptasi.
"Ya tentu terkait dengan program studi ya alih-alih kita menutup program studi, program studi ini justru kita kembangkan Dalam artian apa? Dalam artian program studi kita dorong ya untuk terus melakukan update pengetahuan yang diajarkan," kata Brian kepada wartawan dikutip pada Kamis (30/4/2026).
Brian mencontohkan, prodi teknik elektro pada zaman dulu dan sekarang tentu perlu penyesesuaian. Sebab kini sudah hadir teknologi berlandaskan internet of things (IoT).
"Jadi misalnya ya jurusan elektro jaman dulu dengan elektro jaman sekarang kan berbeda sekarang, dulu belum ada IOT, sekarang ada IOT. Jadi alih-alih menutup prodi yang kita dorong adalah bersama-sama dengan perguruan tinggi Itu membuat supaya prodi ini mengupdate secara berkala relevansi antara apa yang diajarkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Brian.
Brian juga meyakini pembaharuan prodi sesuai zaman itu dapat berpengaruh pada meningkatnya kualitas SDM. Sehingga nantinya lulusan prodi itu dapat bekerja sesuai perkembangan zaman.
"Tentu ya ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang itu kan juga menghasilkan industri-industri baru. Sehingga industri maupun perkembangan teknologi itu kemudian menjadi referensi bagi setiap program studi yang ada di Indonesia untuk melakukan terus-menerus perbaikan. Ini yang disebut sebagai continuous improvement," ujar Brian.
Oleh karena itu, Brian mendorong kampus di Indonesia menerapkan upgrade prodi ini. Brian memastikan tak ada penutupan prodi, melainkan pengembangan prodi.
"Makanya ini yang kita dorong dan seluruh dunia memang melakukan itu. Program studi itu continuous improvement setiap 4 tahun bahkan setiap 2 tahun itu berbeda-beda Itu melakukan peninjauan kembali, oh apa sih teknologi terkini? Misalnya ada AI, oh bagaimana nih AI ini? Ada IOT, kemudian ke depan ada kuantum komputasi. Oh kita harus rubah dong supaya nanti lulusannya ketika lulus dia bekerja Itu sesuai dengan perkembangan teknologi yang 4 tahun lagi dipakai," ujar Brian.
.png)
8 hours ago
5
















































