REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkumpulkan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Provinsi DKI Jakarta mendorong tenaga pendidik memberikan pendidikan yang maksimal kepada peserta didik atau murid-muridnya sebagai langkah awal dalam program Wajib Belajar 13 Tahun. Ketua DPD PP PAUD Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto mengatakan, program Wajib Belajar 13 Tahun merupakan salah satu implementasi mengenalkan pendidikan sekolah sejak usia dini, sehingga bisa mencetak generasi emas.
"Sehingga, nantinya program ini diharapkan mencetak generasi emas pada masa mendatang," ujar Lisniawati ketika menyambangi TK Islam Nuryakin dan PAUD Bunga Bangsa di Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026).
Guna menumbuhkan semangat bersekolah bagi anak-anak Lisniawati menyambangi TK Islam Nuryakin dan PAUD Bunga Bangsa di Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026). Dalam kunjungannya, Lisniawati didampingi Bunda PAUD Kota Administrasi Jakarta Selatan, Diah Anwar.
Lisniawati yang juga Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta itu mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka memperingati HUT PP PAUD ke-69 dan sebagai bentuk berkomitmen penuh untuk mendukung sosialisasi PP PAUD ke peserta dan tenaga pendidik. "Jadi, selain pendidikan formal, penting juga untuk mengenalkan anak-anak agar mencintai lingkungan serta mengenalkan berbagai makanan dan masakan tradisional," kata Lisniawati di hadapan pengajar dan murid TK Islam Nuryakin.
Di tempat yang sama, Bunda PAUD Jakarta Selatan, Diah Anwar mengapresiasi kehadiran Ketua DPD PP PAUD Provinsi DKI Jakarta bersama jajarannya. Diah berkata, kedatangan Lisniawati memberikan suntikan semangat bagi DPW Kota dan tenaga pendidik untuk terus memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak usia dini.
Diah menyebut, terkait kebijakan satu tahun prasekolah atau Program Wajib Belajar 13 Tahun adalah langkah jenius untuk memastikan transisi anak ke sekolah dasar menjadi lebih mulus. Terutama, di TK Nuryakin ini, dipastikan setiap anak mendapatkan stimulasi yang tepat agar mereka siap secara mental dan sosial sebelum memasuki jenjang SD.
"Saya berharap kunjungan seperti ini dapat berlanjut secara rutin. Pintu kami selalu terbuka untuk siapapun, yang ingin kemajuan pendidikan anak-anak di Jakarta Selatan terus berkembang," kata dia.
.png)
1 hour ago
2
















































