Gol Bersejarah Yamal Antar Spanyol Dekati 32 Besar Piala Dunia

5 hours ago 2

Pemain muda Spanyol Lamine Yamal (kanan) saat menjebol gawang Arab Saudi di Piala Dunia 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lamine Yamal menikmati malam yang sulit dilupakan saat membantu Spanyol membungkam Arab Saudi 4-0 pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026, Ahad (21/6/2026). Winger Barcelona berusia 18 tahun itu tidak hanya membuka jalan kemenangan La Roja, melainkan juga mengukir namanya dalam sejarah putaran final Piala Dunia.

Yamal mencetak gol pembuka pada menit ke-10 yang menjadi gol pertamanya di ajang Piala Dunia. Setelah itu, Mikel Oyarzabal menggandakan keunggulan Spanyol melalui dua gol cepat pada menit ke-21 dan ke-24. Dominasi tim asuhan Luis de la Fuente semakin lengkap ketika bek Arab Saudi Hassan Al-Tambakti mencetak gol bunuh diri pada awal babak kedua untuk memastikan kemenangan telak 4-0.

Bagi Yamal, gol tersebut memiliki makna yang sangat spesial. Pemain muda yang kini menjadi andalan Spanyol itu mengaku mewujudkan mimpi masa kecilnya. Ia mengingat bagaimana empat tahun lalu hanya bisa mengikuti Piala Dunia dari ruang kelas sekolah, sementara kini dirinya menjadi salah satu tokoh utama kemenangan tim nasional di panggung sepak bola terbesar dunia.

"Saya selalu bermimpi tampil di Piala Dunia," ujar Yamal kepada FIFA. Ia mengaku sangat bahagia bisa mencetak gol pada laga pertamanya sebagai starter, terlebih karena ibu dan keluarganya menyaksikan langsung dari tribun stadion.

Gol ke gawang Arab Saudi juga membawa Yamal masuk dalam daftar pemain termuda yang pernah mencetak gol di putaran final Piala Dunia. Pada usia 18 tahun 343 hari, ia menempati urutan kedelapan dalam daftar sepanjang masa.

Rekor tersebut masih dipegang legenda Brasil Pele yang mencetak gol pada usia 17 tahun 239 hari. Yamal berada di belakang sejumlah nama besar seperti Manuel Rosas, Gavi, Ibrahim Mbaye, Michael Owen, Nicolae Kovacs, dan Dmitri Sychev.

Di kubu Spanyol, Yamal kini tercatat sebagai pemain termuda kedua yang mencetak gol di Piala Dunia. Rekor termuda masih menjadi milik rekan setimnya di Barcelona, Gavi, yang mencetak gol saat berusia 18 tahun 110 hari ketika membantu Spanyol mengalahkan Kosta Rika 5-0 pada Piala Dunia 2022.

Yamal menilai kemenangan besar atas Arab Saudi merupakan respons ideal setelah Spanyol hanya bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka. Menurut dia, hasil tersebut menjadi bahan refleksi bagi seluruh pemain untuk tampil lebih agresif dan efektif.

"Laga pertama bukan penampilan kami yang sebenarnya," katanya.

Berbekal empat poin dari dua pertandingan, Spanyol kini berada di posisi yang sangat baik untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. 

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |