REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA, – Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menegaskan bahwa konsep industri halal telah bertransformasi menjadi sebuah gaya hidup universal. Ia menyampaikan hal tersebut dalam gelaran Shafiyah Expo 2026 di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut Wawan, konsep halal bukan hanya identik dengan produk yang diperuntukkan bagi umat Islam. Lebih dari itu, konsep ini mencerminkan nilai kebersihan, kesehatan, dan kualitas hidup yang dapat diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Halal adalah kebersihan, halal adalah sehat, dan halal adalah lifestyle. Potensi industri halal di Kota Yogyakarta sangat besar," kata Wawan.
Dorong Sinergi untuk Expo Halal Terbesar 2027
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi untuk menghadirkan Expo Halal terbesar di Yogyakarta pada tahun 2027. Langkah ini diharapkan dapat menjadi one stop service bagi ekosistem halal.
Pemkot Yogyakarta juga mendorong agar sektor halal dikembangkan menjadi bagian dari daya tarik wisata Kota Yogyakarta. Pengembangan ini sekaligus diharapkan dapat mendukung sektor kesehatan, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.
"Bagi para pelaku industri bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk terus berbagi pengetahuan, pengalaman, serta inovasi guna memperkuat ekosistem halal nasional," ujarnya.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Partisipasi UMKM
Wawan berharap kegiatan ini bisa menjadi ruang kolaborasi lintas sektor antara berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut melibatkan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pariwisata DIY, pelaku ekonomi kreatif, pelaku UMKM, komunitas dakwah, mahasiswa, hingga pelajar.
"Acara ini sangat lengkap karena tidak hanya menghadirkan kajian, tetapi juga produk-produk halal yang beragam. Kami optimistis kegiatan tahun ini akan lebih ramai dari pada tahun lalu, terlebih dengan dukungan berbagai pihak termasuk sektor perbankan," katanya.
Manajer Shafiyah Expo Imam Hidayat mengatakan, melalui expo yang digelar pada 19-21 Juni, panitia ingin memperkuat peran UMKM dan ekonomi syariah di Yogyakarta. Kota ini selama ini dikenal sebagai kota pendidikan, wisata, dan pusat kreativitas masyarakat.
"Dalam kegiatan ini, sebanyak 129 tenant turut berpartisipasi dalam pameran tahun ini yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, fashion, filantropi, hobi, hingga layanan keuangan syariah," pungkas Imam.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
3 hours ago
4

















































