Seorang warga menutup hidung saat melintas di tengah asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati permukiman di Komplek Arwana Indah, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (5/8/2026). Karhutla yang telah berlangsung selama 12 hari dengan luas diperkirakan lebih dari 10 hektare tersebut semakin mendekati permukiman warga. (FOTO : ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)
Tim gabungan pemadam kebakaran dari unsur pemerintah dan swasta terus berjibaku melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke kawasan permukiman. Meski perambatan api berhasil dicegah, warga masih harus menghadapi dampak asap yang mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas udara di lingkungan mereka. (FOTO : ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)
Personel Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyemprotkan air ke lahan gambut yang terbakar di belakang Komplek Arwana Indah, Desa Arang Limbung. Pemerintah dan petugas terus mengintensifkan upaya pemadaman serta mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan pelindung pernapasan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut. (FOTO : ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)
REPUBLIKA.CO.ID, KUBU RAYA -- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti permukiman warga di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Meski kobaran api berhasil dicegah agar tidak merambat ke kawasan perumahan, warga masih harus menghadapi kualitas udara yang memburuk akibat kebakaran yang telah berlangsung hampir dua pekan.
sumber : Antara Foto
.png)
1 hour ago
1
















































