Kemenag Luncurkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid Jelang HUT ke-81 RI

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan gerakan ‘Bersih-Bersih Masjid Nasional’ (Geber Masjid) pada 10 Agustus 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

“Gerakan ini menjadi bagian dari upaya kita memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan aksi nyata menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat," ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad di Jakarta, Rabu(5/8/2026).

Bersih-bersih masjid ini akan dipusatkan di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, dan dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia. Masyarakat bisa mendaftar dalam Gerakan Bersih-bersih Masjid 2026 dan Kemenag akan menyiapkan sertifikat.

Hingga saat ini, sudah ada 611 masjid yang didaftarkan, terbanyak di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Data ini akan terus bertambah sampai dengan pelaksanaan Geber Masjid pada 10 Agustus 2026.

Abu Rokhmad mengatakan, gerakan ini menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan rumah ibadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial.

“Program ini mengusung semangat mewujudkan masjid yang bersih, asri, dan nyaman bagi seluruh jamaah sekaligus mendukung Program Kemenag ASRI,” kata dia.

Menurut dia, gerakan ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan bersih-bersih semata, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan masjid secara berkelanjutan.

Karena itu, pelaksanaannya akan melibatkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, pengurus masjid, hingga masyarakat luas.

“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya bersama dalam merawat masjid. Masjid yang bersih dan nyaman akan membuat jamaah semakin khusyuk beribadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan,”kata Abu Rokhmad.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |