Tugas Memerintahkan Keluarga untuk Sholat

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Ibnu Athaillah As Sakandari dalam kitab At Tanwir menjelaskan soal kandungan Al Quran Surat Thaha ayat 132:

وَأْمُرْ اَهْلَكَ بِالصَّلٰوةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَاۗ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًاۗ نَحْنُ نَرْزُقُكَۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوٰى

wa'mur ahlaka bish-shalâti washthabir ‘alaihâ, lâ nas'aluka rizqâ, naḫnu narzuquk, wal-‘âqibatu lit-taqwâ

Perintahkanlah keluargamu melaksanakan sholat dan bersabarlah dengan sungguh-sungguh dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu. Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Kesudahan (yang baik di dunia dan akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.

Menurut Syekh Athaillah, ayat ini mengandung beberapa pelajaran. Yakni:

Pertama, engkau harus mengetahui bahwa meski audiens (mukhathab) dalam ayat ini adalah Nabi Muhammad SAW, tetapi hukum dan janji yang disebutkan dalam ayat tersebut juga berlaku bagi seluruh umat beliau. Setiap hamba menjadi objek perintah dari ayat:

وَأْمُرْ اَهْلَكَ بِالصَّلٰوةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَاۗ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًاۗ نَحْنُ نَرْزُقُكَۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوٰى

wa'mur ahlaka bish-shalâti washthabir ‘alaihâ, lâ nas'aluka rizqâ, naḫnu narzuquk, wal-‘âqibatu lit-taqwâ

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |