Jamaah haji asal Pakistan tiba di Bandara AMA.
REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi telah memungkinkan jamaah haji untuk memperoleh identitas pengunjung digital. Hal tersebut berguna jika jamaah ingin bepergian ke mana saja di dalam Arab Saudi. Identitas ini berfungsi sebagai dokumen resmi, sehingga tidak perlu lagi membawa paspor fisik.
Media Arab Saudi, Saudi Gazette , melaporkan, Direktorat tersebut menyatakan bahwa jamaah haji dapat mendaftar di platform Absher milik Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan identitas pengunjung digital. Ini memudahkan pergerakan dengan aman dan nyaman di seluruh wilayah Kerajaan.
Direktorat juga menjelaskan bahwa identitas pengunjung digital ini merupakan dokumen resmi yang diakui, yang memungkinkan jamaah bergerak dengan mudah dan aman selama masa tinggal mereka di Kerajaan. Selain itu, identitas ini menghilangkan kebutuhan bagi pemiliknya untuk membawa paspor fisik saat bepergian di dalam negeri.
Enam kategori
Sebelumnya juga diberitakan, Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi mempermudah proses bagi enam kategori orang yang memenuhi syarat, selain ekspatriat, untuk mengajukan izin masuk ke Makkah selama musim Haji. Yakni, melalui melalui platform Absher Individuals.
Kategori tersebut meliputi pemegang Residen Premium (visa khusus yang memungkinkan WNA untuk tinggal, bekerja, dan memiliki properti di Saudi), investor, warga negara dari negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), ibu non-Saudi dari warga negara Saudi, anggota keluarga non-Saudi, serta pekerja rumah tangga.
.png)
2 days ago
10















































