Ilham Tirta
Info Terkini | 2026-04-27 22:35:53
Petugas dibantu penumpang berusaha mengevakuasi para korban tabrakan KRL di Bekasi Tiimur, Senin (27/04/2026). Foto: Republika
BEKASI TIMUR -- Petugas dibantu para penumpang masih berusaha mengevakuasi korban di gerbong wanita KRL tujuan Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. KRL tersebut ditabrak dari belakang oleh kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek pada sekitar pukul 20.00 WIB.
"Banyak yang (masih) kejepit (dalam gerbong wanita), mereka sambil dikasih selang oksigen," kata seorang saksi mata, Ahmad Fikri Noor di lokasi kejadian.
Petugas terlihat kesusahan untuk melakukan evakuasi para korban karena gerbong delapan KRL tersebut rusak parah. Tabrakan kencang yang terjadi bahkan membuat bagian depan kereta jarak jauh menusuk masuk ke gerbong tersebut.
Sekitar pukul 20.00 WIB, KRL nahas itu ditabrak dari belakang. Penumpang KRL tersebut, Maksus mengatakan, insiden itu bermula dari sebuah mobil yang mogok di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Tiba-tiba, KRL yang ditumpanginya ditabrak oleh sebuah kereta dari arah belakang.
Kencangnya tabrakan dari kereta Argo Bromo Anggrek itu membuat KRL sempat berlari maju sendiri. “Sekitar lima menit kereta yang yang saya naiki jalan sendiri enggak tahunya ditabrak dari belakang dari kereta jarak jauh,” tutur Maksus dalam sambungan telepon, Senin malam.
Dia mengatakan, akibat tabrakan tersebut, gerbong perempuan yang terletak di bagian paling belakang rangkaian KRL mengalami kerusakan parah. “Gerbong di bagian wanita hampir setengah dimasuki kepala kereta jarak jauh,” kata Maksus.
Warga Bekasi ini menuturkan, sejumlah penumpang perempuan terlihat terjepit di gerbong tersebut. Para penumpang dengan sigap melakukan penyelematan dan berusaha mengeluarkan para korban.
"Evakuasi masih terus berjalan. Ada yang terluka parah, ditaruh di mushala,” kata Maksus.
Maksus belum bisa memastikan berapa jumlah korban jiwa. Namun, ia memperkirakan korban luka mencapai sekitar 15 orang. "Korban meninggal belum ketahuan, tapi ada yang kejang-kejang tadi," kata dia.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
.png)
2 hours ago
2















































