REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- RM, pemimpin grup K-pop BTS, ditunjuk sebagai duta global pertama Museum Nasional Korea. Penunjukan RM diharapkan bisa membantu mempromosikan warisan budaya Korea Selatan ke seluruh dunia.
Menurut pihak museum, penyanyi bernama asli Kim Nam-joon ini dipilih berdasarkan ketertarikannya terhadap budaya dan seni tradisional Korea Selatan serta kontribusinya untuk mendukung pelestarian warisan budaya. RM juga telah menyumbangkan 100 juta won pada 2021 dan 2022 kepada Yayasan Warisan Budaya Korea di Luar Negeri. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pelestarian dan restorasi aset budaya Korea di luar negeri.
Selain dikenal sebagai musisi, RM juga merupakan kolektor seni yang aktif. Pada Oktober mendatang, ia dijadwalkan menggelar pameran khusus yang menampilkan karya-karya dari koleksi pribadinya di San Francisco Museum of Modern Art.
Dalam peran barunya sebagai duta global, RM akan terlibat dalam berbagai kegiatan promosi Museum Nasional Korea. la juga akan membantu memperkenalkan sejarah Korea dan budaya tradisional negara tersebut kepada masyarakat internasional.
"Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu lebih banyak orang menghargai keindahan dan nilai warisan budaya kita," kata RM dilansir laman Korea Times, Sabtu (20/6/2026).
Direktur Museum Nasional Korea, You Hong-june, menyambut penunjukan tersebut dan berharap RM dapat membantu meningkatkan profil museum di tingkat global. "Sangat bermakna untuk berbagi keindahan warisan budaya kita dengan dunia bersama RM," kata dia.
Sementara itu, sebelumnya RM pernah mengungkapkan bahwa para member BTS sempat mengalami kondisi mental yang buruk selama menjalani masa wajib militer. Hal ini disampaikan dalam siaran langsung Weverse.
Pada kesempatan itu, RM mengenang sebuah pertemuan yang berlangsung pada 2024 di rumah Jimin, tidak lama setelah Jin menyelesaikan masa wajib militernya. Menurut RM, seluruh member saat itu sedang menghadapi tekanan mental yang cukup berat.
"Ketika Jin-hyung selesai menjalani wajib militer, saat itu, semua orang berada dalam kondisi mental yang buruk," kata RM seperti dikutip dari NME, Selasa (2/6/2026).
la mengungkapkan bahwa suasana makan malam tersebut berlangsung emosional hingga diwarnai air mata. Para anggota membahas banyak hal terkait masa depan grup dan perjalanan mereka selama menjalani masa wajib militer.
"Kami membicarakan banyak hal. Saya merasa harus bekerja lebih keras untuk menjaga tim ini tetap bersama," kata dia.
.png)
3 hours ago
4

















































