PP Persis Apresiasi Haji 2026, Soroti Evaluasi Penting untuk Musim Haji 2027

1 hour ago 4

Jamaah haji Indonesia melaksanakan proses lempar jumrah Aqabah di Jamarat, Mina, Makkah, Arab Saudi pada 10 Dzulhijjah yang bertepatan dengan Rabu (27/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), KH Haris Muslim, menilai pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi berjalan lancar dan sukses.

Menurutnya, sejumlah perbaikan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi dan otoritas penyelenggara haji berhasil meningkatkan kualitas layanan, terutama dalam pengaturan mobilisasi jamaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

KH Haris Muslim yang juga mendapat amanah sebagai Musyrif Dini dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengatakan, indikator keberhasilan paling terlihat pada kelancaran pergerakan jamaah menuju Arafah hingga Mina.

"Secara umum pelaksanaan haji tahun 1447 Hijriyah berjalan lancar dan sukses. Mobilisasi atau pengaturan jamaah, khususnya di Armuzna, bisa dikatakan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar KH Haris dalam siaran pers yang diterima Media Center Haji (MCH), Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, seluruh jamaah yang mengikuti skema reguler telah tiba di Arafah pada malam 9 Zulhijjah. Sedangkan jamaah yang mengikuti program Tarwiyah juga sudah berada di Arafah sebelum waktu Zuhur.

Dengan demikian, lanjut KH Haris, rukun utama ibadah haji berupa wukuf di Arafah dapat dilaksanakan dengan baik oleh seluruh jamaah.

Kelancaran juga terlihat saat perpindahan jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina. Menurut Haris, pelaksanaan mabit dan murur di Muzdalifah tahun ini menjadi salah satu yang terbaik.

"Pada pukul 07.00 pagi tanggal 10 Zulhijjah, seluruh jamaah sudah bergerak menuju Mina. Muzdalifah sudah clear sejak pagi hari. Ini merupakan capaian yang jarang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |