Perkuat Reputasi Perguruan Tinggi, LLDIKTI Wilayah III Gelar Rakor Humas dan Protokol di UMJ

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Hubungan Masyarakat dan Protokol di Aula Syafri Guricci, Lantai 5 Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ). Kegiatan yang berlangsung pada 17 sampai 18 Juni 2026 ini, diikuti oleh 200 peserta dari setiap perguruan tinggi yang ada di lingkungan LLDIKTI Wilayah III.

Rakor ini menjadi forum untuk meningkatkan kapasitas kehumasan dan keprotokolan perguruan tinggi melalui berbagai sesi berbagi praktik baik, penguatan kompetensi, hingga peluncuran pedoman protokol perguruan tinggi. Berbagai materi yang dibahas mencakup manajemen krisis komunikasi, reputasi berkelanjutan, penguatan pelayanan prima, serta praktik baik kehumasan dan protokol di perguruan tinggi.

Rektor UMJ, Ma’mun Murod menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UMJ sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa protokol merupakan salah satu elemen penting yang mencerminkan kualitas sebuah institusi.

“Wajah kampus selain terlihat dari fasilitas dan sarana prasarana, juga tercermin dari protokolernya. Karena itu, standar keprotokolan yang baik perlu dimiliki setiap perguruan tinggi,” ujarnya.

Ma’mun menjelaskan UMJ telah memiliki Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) selama lima tahun terakhir. Keberadaan KPM telah banyak membantu UMJ dalam acara besar di UMJ.

“Saya yakin kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, baik bagi kampus yang telah memiliki sistem keprotokolan maupun yang masih dalam tahap pengembangan,” tambahnya.

Kepala LLDikti Wilayah III, Henri Tambunanmengatakan humas memiliki peran yang sangat penting dalam membangun citra dan reputasi institusi pendidikan tinggi di tengah masyarakat. Menurutnya wajah institusi tidak akan dikenal masyarakat apabila humasnya tidak bekerja dengan baik.

"Peran humas sangat strategis. Kita perlu terus belajar bagaimana menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat agar perguruan tinggi semakin dikenal dan dipercaya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa banyak capaian perguruan tinggi, baik dalam bidang penelitian, pengabdian maupun inovasi, yang memiliki nilai berita tinggi dan menarik untuk diketahui masyarakat. Namun, penyampaiannya harus dilakukan secara sederhana dan mudah dipahami oleh publik.

“Melalui Rakor ini, kita memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi mengenai praktik baik kehumasan dan keprotokolan. Setiap institusi memiliki keunggulan masing-masing yang dapat menjadi inspirasi untuk maju bersama,” kata dia.

Henri menjelaskan dalam Rakor ini peserta akan mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan kehumasan saat ini, mulai dari manajemen krisis komunikasi, reputasi berkelanjutan, hingga praktik baik pengelolaan humas dan protokol perguruan tinggi.

“Dengan kolaborasi yang kuat dan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama membangun reputasi perguruan tinggi yang semakin positif di mata masyarakat,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, LLDikti Wilayah III juga merilis buku saku protokoler yang telah disusun sebagai pedoman bersama dalam penyelenggaraan kegiatan yang tertib, profesional, dan mencerminkan tata kelola kelembagaan yang baik.

Selain itu, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai Anugerah Humas Diktisaintek sebagai ajang nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Pada hari pertama difokuskan pada materi Kehumasan, sesi pembuka menghadirkan Dinna Handini selaku Ketua Tim Publikasi dan Dokumentasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dia memaparkan materi mengenai strategi manajemen krisis komunikasi di era digital.

Selanjutnya, peserta memperoleh materi Praktik Baik Manajemen Krisis Komunikasi Perguruan Tinggi Swasta yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas UMJ, Sofia Hasna bersama Head Communication Reputation Department LSPR Institute, Emilya Setyaningtyas.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi respons krisis dan diskusi interaktif, serta sosialisasi pendataan triwulan dan Sensus Ekonomi Tahun 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta.

Pada sesi kedua, peserta mendapatkan materi mengenai reputasi berkelanjutan melalui arah komunikasi dan stakeholder engagement yang disampaikan oleh Doddy Zulkifli Indra Atmaja, selaku Kepala Bagian Humas dan Protokol Biro Umum, Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan Sosialisasi Teknis Anugerah Humas Diktisaintek yang disampaikan oleh Maghfira Syalendri Alqadri dari Tim Kerja Humas dan Kerja Sama LLDikti Wilayah III. Sementara itu, kegiatan pada hari kedua akan berfokus pada penguatan kapasitas keprotokolan perguruan tinggi, termasuk penerapan standar keprotokolan dan berbagi praktik baik dalam pengelolaan protokol di lingkungan kampus.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |