Anggota Komisi I dorong TNI semakin dekat dengan rakyat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Syahrul Aidi Maazat mendorong Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program ketahanan pangan. Hal ini disampaikan Syahrul saat kunjungan kerja ke Batalion Infanteri (Yonif) 132/Bima Sakti di Kampar, Riau, Senin.
Syahrul menegaskan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya harus dilakukan di internal TNI, tetapi juga bersinergi dengan masyarakat. "Kita tidak ingin program ketahanan pangan ini ada di internal TNI saja, tapi juga bersinergi dengan masyarakat. Saya yakin masyarakat akan menyambut dengan antusias," ujarnya.
Dalam kunjungannya, Syahrul mengapresiasi upaya Yonif 132/Bima Sakti yang memanfaatkan aset batalion untuk ketahanan pangan, termasuk budidaya perikanan, peternakan, hortikultura, hingga palawija. "Kita lihat tadi ada budidaya perikanan, peternakan, hortikultura, hingga palawija. Saya juga memberikan masukan berdasarkan pengalaman dan aspirasi masyarakat selama ini," tambahnya.
Syahrul juga berdialog dengan Komandan Yonif 132/Bima Sakti Letnan Kolonel Infanteri Diyan Mantofani mengenai peran infanteri di tiga kabupaten: Kampar, Pelalawan, dan Rokan Hulu. "Alhamdulillah kita menyempatkan berdialog dengan Bapak Diyan Mantofani dan jajarannya terkait kondisi kekinian, fungsi keinfanterian, hingga menyukseskan program pemerintah di tengah masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Diyan menjelaskan bahwa batalion idealnya membutuhkan 700 personel, namun saat ini hanya memiliki 464 personel. Ia berharap ada penambahan personel untuk memperkuat pertahanan. "Terima kasih, Bapak Syahrul Aidi. Beliau pun jemput bola ke yonif, menanyakan apa yang perlu beliau dukung selalu anggota Komisi I agar keberadaan yonif ini sesuai dengan fungsi yang diperintahkan oleh negara," ucap Diyan.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
3 hours ago
1

















































