Pembersihan eceng gondok yang memenuhi perairan Waduk Saguling di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Perairan Waduk Saguling di wilayah Ciminyak, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat tertutup eceng gondok. Dari penampakannya, eceng gondok itu seperti sudah tidak dibersihkan di perairan yang menjadi sumber produksi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling itu.
Berdasarkan pantauan Republika pada Rabu (3/6/2026), hamparan gulma eceng gondok itu menutup rapat seluruh perairan Waduk Saguling. Kondisi itu melumpuhkan aktivitas warga yang biasanya memanfaatkan perairan Waduk Saguling. Seperti bertani dan mencari ikan.
"Iya biasanya ada yang bertani sama ada kolam-kolam ikan, tapi sekarang jadi tidak berjalan lagi gara-gara eceng gondok," kata Awang Widiati (58), salah seorang warga Desa Rancapanggung.
Biasanya sebelum eceng gondok bermunculan, perairan Waduk Cirata di wilayah Ciminyak dimanfaatkan warga sekitar untuk beragam aktivitas. Seperti bertani di tepian air yang mulai surut, mencari ikan menggunakan perahu atau rakit hingga keramba jaring apung (KJA).
"Tapi sekarang perahu aja susah lewatnya, enggak bisa. Saya juga sekarang jadi beli ikannya ke daerah lain karena kan kolam ikannya udah enggak ada," ujar dia.
Selain itu, kata dia, semakin banyaknya eceng gondok juga berdampak terhadap pertumbuhan nyamuk yang merangsek ke pemukiman warga. Biasanya gerombolan nyamuk mulai 'meneror' warga ketika matahari mulai terbenam dan mulai hilang lagi pagi hari.
"Sekarang banyak nyamuk setelah makin banyak eceng gondok, padahal sebelumnya enggak. Biasanya mulai banyak itu jam 4 sore dan ilang lagi pagi," tutur dia.
.png)
5 hours ago
3

















































