Dadan Hindayana Cs Ditangkap, Mitra SPPG Minta Korupsi MBG di Daerah Juga Diberantas

6 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Penangkapan eks kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan HIndayana dan dua wakilnya selama menjabat memicu sorotan terhadap praktik-praktik koruptif di pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Praktik itu ditengarai terjadi hingga ke level bawah.

Seorang mitra penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi operasional program di lapangan menyusul mencuatnya kasus yang menyeret, Dadan Hindayana.

Dalam kesaksiannya kepada Republika, mitra tersebut menilai persoalan yang terjadi bukan sekadar masalah operasional biasa. Ia menyebut terdapat potensi penyimpangan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama pada tingkat pengelola SPPG di daerah.

Menurutnya, terdapat indikasi potensi kebocoran anggaran dan praktik korupsi yang cukup mengkhawatirkan. Meski tidak dapat menyebutkan angka atau persentase tertentu karena tidak memiliki data resmi, ia mengaku melihat langsung berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

“Yang kami perhatikan cukup mengerikan. Ada potensi kebocoran dan korupsi yang sangat besar oleh Kepala SPPG. Banyak di antaranya berusia di bawah 30 tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa persoalan tidak hanya terjadi pada pengelola muda. Menurutnya, berbagai masalah juga ditemukan pada level yang lebih tinggi dalam struktur pengelolaan program.

Mitra tersebut mengaku menjadi salah satu pihak yang terdampak langsung. Operasional SPPG yang dikelolanya disebut terhenti karena adanya perselisihan dengan yayasan yang menaungi kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, ia menduga persoalan serupa tidak hanya terjadi di satu daerah. Dugaan itu didasarkan pada informasi yang diperolehnya melalui jaringan mitra penyelenggara dapur program di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, banyak mitra di daerah yang mengalami kesulitan dan merasa dirugikan, sementara berbagai persoalan yang muncul di tingkat pusat lebih banyak menjadi sorotan publik.

“Yang ramai diberitakan di Jakarta hari ini hanya bagian atasnya. Di bawah, banyak mitra yang benar-benar menanggung dampaknya,” tuturnya.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menggelandang mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, ke sel tahanan sebagai tersangka korupsi di BGN, Rabu (3/6/2026).

Selain itu, ia juga menyinggung beredarnya berbagai isu mengenai dugaan praktik setoran kepada pihak tertentu. Namun, ia menegaskan bahwa informasi tersebut masih berupa rumor dan belum dapat dibuktikan kebenarannya.

“Ada isu-isu liar soal setoran ke atas dan sebagainya. Tetapi itu belum bisa dibuktikan. Meski begitu, isu tersebut cukup santer terdengar di lapangan,” katanya.

Ia juga menyebut adanya pemberitaan dari daerah lain yang turut memunculkan dugaan serupa. Namun, ia kembali menekankan bahwa kebenaran informasi tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |