Petani memanen sawi hijau di lahan perkebunan Kaskasen, Tomohon, Sulawesi Utara, Senin (14/3)
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Salah satu peraih Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023, Desa Kakaskasen Dua di Tomohon, Sulawesi Utara, menjadi destinasi yang wajib dikunjungi apabila wisatawan mencari lokasi bernuansa sejuk dan indah di Indonesia Tengah.
Desa yang diapit Gunung Lokon dan Mahawu ini punya pesona alam dataran tinggi, wisata religi, pusat budidaya bunga hingga kearifan lokal penduduknya. Selain punya daya tarik panorama alam yang indah, desa ini tersohor sebagai sentra bunga untuk perhelatan tahunan skala internasional, Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang digelar setiap Agustus.
Desa yang berjarak sekitar 32 km dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado ini punya beberapa potensi yang bisa dikembangkan, dan sejumlah masalah yang harus diatasi. Contohnya, penguatan kapasitas digital masyarakat dan pelaku UMKM (mencakup sistem keuangan berkelanjutan, legalitas usaha, sertifikasi halal).
Pengelolaan potensi wisata agar memberikan dampak ekonomi lebih luas bagi warga. Pengembangan konsep wisata berkelanjutan melibatkan masyarakat lokal. Peningkatan kesadaran dan perilaku gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, kolesterol, diabetes. Optimalisasi promosi dan branding desa wisata. Pelestarian budaya dan sejarah lokal (cerita rakyat dan sejarah Gunung Lokon).
Peningkatan keterlibatan generasi muda dalam pengembangan desa Berlatar potensi dan tantangan pengembangan Desa Kakaskasen Dua di atas, dua tim dari Universitas Indonesia (UI) dan Binus University beradu gagasan di Genera-Z Berbakti 2026 untuk mengembangkan program pengabdian masyarakat di sana. Tim KATALIS dari Universitas Indonesia (UI) membawa ide pengembangan pariwisata dan pemberdayaan UMKM di Desa Kakaskasen Dua yang saat ini belum terintegrasi berkelanjutan.
Tim ini mengemukakan tiga solusi pemecahan masalah untuk membawa kemajuan di Desa Kakaskasen Dua, yaitu: 1. Artha-Floria: Workshop produk eco-print dan kemasan ramah lingkungan 2. Nature Experience: Modul wellness tourism serta peningkatan kapasitas pelaku pariwisata 3. Cerita Desa Wisata Kakaskasen Dua: Pembuatan website Desa Wisata dengan fitur utama story map interaktif.
Tak mau kalah, Tim AKSARA dari Binus University mengangkat tantangan regenerasi budaya, rendahnya nilai ekonomi produk UMKM, dan keterbatasan promosi UMKM sebagai dasar dalam mengajukan program. Solusi yang ditawarkan tim ini adalah: 1. Youth Cultural Initiative: Komunitas generasi muda untuk pelestarian budaya 2. Klaster Bersama Matuari: Pembentukan klaster dan pendampingan UMKM.
.png)
2 hours ago
1

















































