Jamaah Asing Belum Check Out, Rombongan Haji Indonesia Dievakuasi Supaya tak Ada Penumpukan

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID,Proses kedatangan jamaah haji Indonesia gelombang kedua di Sektor 2 Madinah, Senin (8/6/2026) sore berjalan lancar tanpa kendala cukup berarti. Satu-satunya tantangan barangkali adalah beberapa jemaah dari negara lain yang belum check out dari kamarnya saat rombongan Indonesia tiba.

Seperti dialami jamaaah kloter PLM 11 dari Palembang, Sumatera Selatan, yang datang lebih cepat dari jadwal semula yang seharusnya pukul 17.00 WAS. Rombongan kemarin sudah tiba pukul 15.00–15.30 WAS. Meskipun lebih cepat, namun seharusnya pihak hotel sudah mengosongkan kamar selambat-lambatnya pukul 13.00 WAS.

Berdasarkan pantauan Republika, akibat hal tersebut sempat terjadi penumpukan di lobi Hotel Durrat Al Eiman, Madinah. "Ini kesalahan murni dari pihak hotel yang tidak mengosongkan kamar sebelum jamaah haji Indonesia datang," ujar Kepala Sektor 2, Iskandar Mahyudin, saat ditemui di depan hotel.

Kepala Derah Kerja (Daker) Madinah Khalilurrahman yang turut menyambut langsung kedatangan jemaah haji Indonesia di hotel tersebut pun memuji kesigapan petugas yang memastikan semua layanan berjalan lancar. 

“Alhamdulillah, berdasarkan pengalaman gelombang pertama, tim di sektor sudah lebih mapan. Petugas akomodasi langsung tanggap cepat berkomunikasi dengan ketua kloter dan ketua rombongan, sehingga jika ada hambatan bisa segera ditangani,” ujar Khalilurrahman saat berada di 

Ia mengakui terdapat sedikit hambatan karena terdapat jamaah dari negara lain yang belum keluar dari kamar hotel yang seharusnya ditempati jamaah Indonesia. Meskipun demikian, ia memastikan semuanya dapat diatasi dengan baik. Para jamaah yang sempat menumpuk di lobi hotel diarahkan untuk menunggu di lantai M supaya bisa duduk dengan kondisi yang lebih longgar.

“Tapi alhamdulillah berkat kesigapan teman-teman di lapangan, khususnya akomodasi, segera bisa mengevakuasi dan menata supaya tidak ada penumpukan di lobi hotel. Semuanya tertangani dengan baik,” jelasnya.

Khalilurrahman juga menyoroti peran penting Sektor Hijrah sebagai garda terdepan.Tim ini yang pertama menerima informasi kedatangan jemaah, termasuk jumlah bus yang tiba dan keterlambatan jika ada.

“Peran teman-teman sektor hijrah sangat penting. Mereka yang memantulkan informasi ke sektor-sektor lain. Jadi kami sangat terbantu dengan keberadaan mereka," katanya.

Proses penyambutan jemaah gelombang kedua berlangsung hangat. Seperti kloter sebelumnya, jemaah disambut dengan setangkai mawar dan air zamzam, serta langsung diantar ke kamar tanpa perlu menurunkan koper sendiri.

Hotel-hotel yang disiapkan berada di lokasi strategis, banyak yang hanya 50–100 meter dari Masjid Nabawi.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak dan Musyrif Dini Haji KH Abdullah Kafabihi Machrus juga menyampaikan pesan penting agar jemaah menjaga kesehatan, tidak memaksakan diri, memperbanyak shalawat, melaksanakan Arbain, serta berziarah ke makam Rasulullah SAW.

Hingga kini, jemaah haji dari 14 kloter gelombang kedua telah tiba di Madinah dan menempati penginapan di berbagai sektor.

Proses pemulangan jemaah gelombang pertama ke Tanah Air juga terus berjalan lancar. Kedatangan gelombang kedua ini menjadi fase akhir pelayanan haji Indonesia di Tanah Suci sebelum seluruh jemaah kembali ke Indonesia dengan membawa kemabruran.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |