REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melepas (flag off) peserta BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Sabtu (13/6/2026) pagi. Dalam ajang tersebut, ia juga turut ambil bagian sebagai peserta kategori 10K.
Pramono mengatakan, kelancaran kegiatan tersebut menunjukkan kesiapan Jakarta dalam menggelar ajang olahraga besar. Ajang itu juga memperkuat posisi ibu kota sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism berkelas internasional.
“Keberhasilan penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 ini menjadi bukti bahwa Jakarta memiliki kapasitas, infrastruktur, dan dukungan masyarakat yang kuat untuk menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga berskala internasional,” kata dia
Sepanjang rute, Pramono turut memantau pelaksanaan lomba, termasuk kelancaran jalur, kesiapan petugas, serta pengaturan arus peserta. Menurut dia, rangkaian kegiatan itu berlangsung dengan baik.
"Hal ini tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara matang. Salah satu faktor penting adalah pengamanan dan pengaturan jalur lomba yang telah disosialisasikan secara menyeluruh kepada masyarakat,” ujar dia.
Menurut dia, ajang lari internasional seperti Jakim tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian kota. Kegiatan berskala besar dinilai mampu menggerakkan sektor transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, serta usaha mikro dan kecil di sekitar lokasi kegiatan.
“Saya meyakini, semakin banyak ajang seperti ini digelar, semakin kuat pula posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism dunia yang mampu menarik wisatawan, menggerakkan perekonomian, serta memperkenalkan wajah Jakarta sebagai kota global yang inklusif, kompetitif, dan berdaya saing,” kata Pramono.
Diketahui, Jakim tahun ini diikuti 45.500 peserta dari berbagai negara. Jumlah tersebut meningkat sekitar 47 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun 2025 yang diikuti sekitar 31 ribu pelari.
Ditargetkan, pada tahun depan ajang itu dapat diikuti lebih dari 50 ribu peserta. Mengingat, tahun depan juga bertepatan dengan perayaan 500 tahun Kota Jakarta.
.png)
5 hours ago
6

















































