Guardiola Tetap Optimistis Meski City Gagal Dekati Arsenal Setelah Ditahan Imbang Tottenham

1 month ago 19

Dominic Solanke dari Tottenham (kiri) dan rekan setimnya Xavi Simons merayakan gol ke gawang Manchester City yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2 selama pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Ahad, 1 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester City gagal memangkas jarak dari Arsenal setelah ditahan imbang Tottenham Hotspur 2-2 pada pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Ahad (1/2/2026). Tambahan satu angka membuat the Citizens mengumpulkan 47 poin dari 24 pertandingan, terpaut enam angka dari The Gunners.

City unggul lebih dulu 2-0 melalui Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Namun, Tottenham bangkit menyamakan kedudukan berkat dua gol Dominic Solanke, demikian catatan Premier League. Spurs masih menduduki peringkat ke-14 dengan 29 poin dari 24 laga.

City unggul cepat pada menit ke-11 melalui gol Cherki setelah tembakannya membobol gawang Spurs.

Cherki kembali menciptakan peluang, tapi menyelamatkan tendangannya kiper Spurs Guglielmo Vicario.

Menjelang berakhirnya babak pertama, City menggandakan keunggulan pada menit 44 berkat gol Antoine Semenyo.

Spurs memperkecil ketertinggalan pada babak kedua setelah Dominic Solanke menjebol gawang City pada menit ke-53. Tuan rumah menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke-70 setelah umpan silan Conor Gallagher dimaksimalkan menjadi gol oleh Solanke.

City hanya menang sekali dalam enam pertandingan liga, tertinggal enam poin dari Arsenal dengan 14 pertandingan tersisa. Namun pelatih Pep Guardiola tetap optimistis di tengah hasil buruk.

“Secara umum itu penampilan yang sangat bagus. Sayangnya kami tidak bisa menang,” kata Guardiola.

Menurut dia, City tidak memiliki konsistensi untuk memenangkan pertandingan ketika tim lain mampu melakukannya. Ia percaya timnya akan lebih baik ke depannya dan bisa menyusul Arsenal.

"Empat belas pertandingan itu banyak. Tertinggal enam poin. Pertandingan selanjutnya," kata dia.

Tottenham, yang performa buruknya di Liga Primer Inggris sangat kontras dengan penampilan mereka di Liga Champions, dicemooh saat meninggalkan lapangan pada jeda babak pertama.

Namun mereka pergi dengan sorak sorai, para penggemar menuju pub sambil membicarakan momen ajaib Solanke yang 'seperti kalajengking'.

"Saya harus sedikit berimprovisasi, saya menyukai penyelesaian seperti itu, mencoba menciptakan sesuatu dari ketiadaan," kata Solanke. "Saya harus melihat layar besar beberapa kali setelahnya."

sumber : Antara/Reuters

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |