REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Akses pelajar Indonesia terhadap pendidikan tinggi luar negeri kian terbuka, seiring meningkatnya peluang beasiswa dan kebijakan visa kerja pascastudi. Momentum ini ditangkap GoStudy International melalui penyelenggaraan GoStudy UK & Ireland Expo 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 16 Mei mendatang.
Ajang ini menjadi ruang konsultasi langsung bagi calon mahasiswa untuk menjajaki pilihan studi di Inggris Raya dan Irlandia, mulai dari pemilihan kampus, program studi, hingga strategi memperoleh beasiswa dan peluang karier global. Direktur GoStudy International, Gianti Atmojo, menyatakan pameran ini dirancang untuk menjawab kebutuhan informasi yang komprehensif sekaligus pendampingan yang lebih terarah.
“Melalui expo ini kami memfasilitasi informasi terakurat dan pendampingan strategis. Salah satu highlight utama adalah sesi Meet 1-on-1 agar peserta bisa merancang rencana akademik secara lebih matang dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sebanyak 22 institusi pendidikan akan berpartisipasi, termasuk sejumlah universitas bergengsi di Inggris yang tergabung dalam Russell Group, seperti University of Sheffield, Queen’s University Belfast, Newcastle University, dan University of Liverpool. Selain itu, hadir pula berbagai universitas dan penyedia program pathway yang menawarkan jalur akademik dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi.
Tidak hanya akses pendidikan, peluang pembiayaan juga menjadi daya tarik utama. Berbagai skema beasiswa akan diperkenalkan, di antaranya Chevening Scholarships yang bersifat penuh serta GREAT Scholarships dari British Council. Kehadiran perwakilan Education in Ireland juga membuka akses informasi resmi bagi calon mahasiswa yang tertarik melanjutkan studi di Irlandia.
Di sisi lain, kebijakan Graduate Visa menjadi faktor pendorong meningkatnya minat studi ke luar negeri. Skema ini memungkinkan lulusan untuk tinggal hingga 18 bulan guna mencari pengalaman kerja di industri global, bahkan tanpa harus memiliki tawaran kerja sejak awal.
Associate Manager GoStudy International, Vania Gowin, menambahkan bahwa expo ini juga dilengkapi layanan pendampingan gratis berbasis analisis profil. “Kami membantu mulai dari pemetaan program yang realistis, penyusunan dokumen aplikasi, hingga kesiapan adaptasi dan perencanaan finansial,” ujarnya.
Expo ini terbuka untuk umum tanpa biaya dan akan berlangsung di Hotel Le Méridien Jakarta pada pukul 14.00–18.00 WIB. Pihak penyelenggara mengimbau calon peserta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu mengingat keterbatasan slot konsultasi.
.png)
9 hours ago
3















































