Undana Kupang Terjunkan Tim Riset untuk Atasi Kemiskinan di Sumba Tengah

2 hours ago 4

Undana petakan strategi atasi kemiskinan ekstrem di Sumba Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG, – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang mengirimkan tim riset ke Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, untuk memetakan strategi penanganan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan ilmiah berbasis data dan pengabdian masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan program akademik dengan kebijakan pengentasan kemiskinan di daerah tersebut.

Ketua Riset Berdampak Sumba Tengah dari Undana, Prof. Dr. Febri Odel Nitbani, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari survei identifikasi masalah yang akan menjadi basis data bagi dosen Undana dalam menjalankan program pengabdian masyarakat. Dalam pertemuan dengan Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, Undana menyiapkan anggaran sekitar Rp1 miliar guna mendukung berbagai program intervensi yang diharapkan mampu memberikan dampak terukur bagi masyarakat.

Tim Undana juga menelaah program Rumah Mandiri yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah sebagai model penanganan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur. Program ini berhasil menuntaskan tujuh dari 14 indikator kemiskinan, termasuk penyediaan hunian layak dan akses sanitasi serta air bersih bagi kelompok rentan.

Sumba Tengah menghadapi tantangan sebagai daerah 3T dengan indeks pembangunan manusia yang masih rendah. Kehadiran tim riset Undana diharapkan dapat memberikan pendekatan multidimensi untuk menyempurnakan indikator yang belum tuntas. Selain sektor perumahan, tim riset Undana juga menyoroti program PK POM Model, yakni pemberdayaan ekonomi berbasis aset ternak dan hortikultura.

Menurut Prof. Febri, Undana akan melakukan evaluasi berkala terhadap program-program tersebut agar intervensi yang dilakukan tetap tepat sasaran. Hasil evaluasi ini akan diintegrasikan dalam sistem informasi sehingga program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Pengembangan Sektor Perkebunan

Dalam diskusi, juga dibahas pengembangan sektor perkebunan melalui program PK POM Plus yang mendorong penanaman satu juta pohon kopi robusta di Sumba Tengah. Pemerintah daerah menyiapkan sekitar 200 ribu bibit kopi beserta tanaman pelindung untuk ditanam pada November mendatang. Bupati Paulus berharap kolaborasi ini dapat menuntaskan 14 indikator kemiskinan sekaligus memperkuat model pembangunan daerah berkelanjutan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |