Atlet Boxing UBSI Kampus Pontianak Borong 4 Medali di West Borneo Championship

1 hour ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Borong empat medali sekaligus di ajang West Borneo Championship 2026, atlet boxing mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga.

Dalam kejuaraan yang berlangsung di Stadion SSA Pontianak pada 1 hingga 2 Mei 2026 tersebut, mahasiswa UBSI berhasil membawa pulang 3 medali emas dan 1 medali perak dari cabang olahraga boxing.

Tiga medali emas diraih Muhamammad Iqbal Setiyono dari Prodi Sistem Informasi dan Aldo Alparizie dari Prodi Informatika. Iqbal juara pada nomor boxing kelas 48 kilogram setelah tampil impresif sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Aldo tampil gemilang dengan menyabet dua medali emas pada kategori 48 kilogram berkat teknik bertanding, kekuatan mental, dan konsistensi performa yang sangat baik.

Zikkrullah Ariansyah dari Prodi Informatika turut menyumbangkan medali perak setelah menjalani pertandingan kompetitif dan penuh semangat juang. Raihan ini kian melengkapi keberhasilan atlet boxing UBSI di ajang West Borneo Championship 2026.

West Borneo Championship 2026 diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Ini salah satu kejuaraan bela diri yang cukup bergengsi dan kompetitif di tingkat regional sehingga keberhasilan mahasiswa UBSI menjadi pencapaian membanggakan.

Prestasi ini juga bukti mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif tidak hanya unggul di bidang akademik dan teknologi, juga mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi olahraga tingkat regional.

Keberhasilan para atlet mahasiswa ini sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa secara holistik.

Muhamammad Iqbal Setiyono mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih. Menurutnya medali emas ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten, disiplin, serta dukungan dari keluarga, pelatih, dan kampus.

"Saya berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya dalam rilis yang dikutip Kamis (7/5/2026).

Aldo Alparizie juga menyampaikan, kemenangan yang diraihnya merupakan hasil dari proses panjang dan komitmen untuk terus berkembang.

“Bagi saya, kemenangan ini tentang proses, mental bertanding, dan komitmen terus berkembang. Saya bangga bisa membawa nama UBSI di podium juara dan berharap semakin banyak mahasiswa yang berani menunjukkan prestasi di bidang olahraga,” tuturnya.

Sementara itu, Zikkrullah Ariansyah mengaku bangga bisa membawa pulang medali perak dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang.

“Saya bersyukur bisa tampil maksimal dan membawa pulang medali perak. Ini menjadi motivasi besar untuk berlatih lebih keras lagi dan kembali meraih hasil terbaik pada kejuaraan berikutnya,” ungkapnya.

Koordinator Bidang Kemahasiswaan UBSI Kampus Pontianak, Yoki Firmansyah, memberikan apresiasi atas pencapaian para mahasiswa. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan mahasiswa UBSI memiliki semangat juang, disiplin, dan mental juara yang luar biasa.

“Kampus akan terus mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa, baik di bidang akademik, teknologi, seni, maupun olahraga, agar lahir lebih banyak generasi berprestasi yang mampu mengharumkan nama kampus di tingkat regional maupun nasional,” kata Yoki.

Keberhasilan atlet boxing UBSI Kampus Pontianak memborong empat medali di West Borneo Championship 2026 memperkuat citra kampus sebagai institusi pendidikan yang aktif mendorong mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |