REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Universitas Islam Indonesia (UII) resmi menetapkan Prof Hari Purnomo sebagai rektor terpilih untuk periode 2026–2030. Penetapan tersebut diumumkan oleh Panitia Pemilihan Rektor setelah keluarnya Surat Keputusan Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia Nomor 003/KPTS/III/2026 tentang Rektor Terpilih Universitas Islam Indonesia Periode 2026–2030.
"Panitia Pemilihan Rektor UII mengumumkan bahwa yang ditetapkan sebagai Rektor Terpilih untuk periode 2026–2030 Universitas Islam Indonesia adalah Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng," kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor UII, Eko Riyadi dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor Yayasan Badan Wakaf UII, Kota Yogyakarta, Jumat (6/3/2026).
"Beliau saat ini merupakan Dekan Fakultas Teknologi Industri," ujarnya.
Eko menjelaskan, proses pemilihan rektor di UII telah berlangsung sejak November 2025 dan memakan waktu sekitar empat bulan hingga penetapan akhir oleh yayasan. Proses tersebut melibatkan sejumlah tahapan seleksi yang melibatkan unsur dosen, senat universitas, tim seleksi, serta pengurus yayasan.
Sebelumnya, tiga calon rektor yang memperoleh suara terbanyak dalam rapat Senat Universitas memaparkan rencana strategis di hadapan Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII pada Selasa 3 Maret 2026. Ketiga calon tersebut adalah Prof Hari Purnomo dengan 21 suara, Prof Ilya Fadjar Maharika, dengan 18 suara, serta Prof Masduki dengan 6 suara.
Forum pemaparan rencana strategis tersebut dihadiri oleh Ketua Pembina dan Ketua Pengawas Yayasan Badan Wakaf UII. Masing-masing calon menyampaikan visi, arah kebijakan, serta strategi pengembangan UII untuk lima tahun mendatang dalam kesempatan tersebut.
"Pemaparan rencana strategis menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi akhir sebelum penetapan rektor oleh Yayasan Badan Wakaf UII," ujarnya.
Setelah melakukan wawancara, Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII melakukan rapat dalam rangka menentukan Rektor Terpilih pada 6 Maret 2026 dan hasilnya menetapkan Prof Hari Purnomo sebagai Rektor Terpilih.
Sekretaris Panitia Pemilihan Rektor, Anang Zubaidy, menyampaikan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pengurus yayasan. Meski mempertimbangkan hasil suara senat, pengurus tidak terikat secara mutlak pada jumlah suara yang diperoleh para calon.
"Pengurus tidak terikat pada hasil jumlah suara yang diperoleh. Jadi murni menjadi pertimbangan dari pengurus, meskipun ada pertimbangan suara. Tetapi suara yang diperoleh itu tidak mempengaruhi hasil," ujarnya.
Dalam perjalanan akademiknya, Prof Hari Purnomo menempuh pendidikan sarjana Teknik Industri di Universitas Islam Indonesia pada 1983–1990 dengan bidang keahlian inventory control. Ia kemudian melanjutkan studi magister Teknik Industri di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya pada 1996–1998 dengan fokus ergonomi.
Selanjutnya Ia meraih gelar doktor pada Program Studi Ilmu Kedokteran di Universitas Udayana dengan konsentrasi fisiologi dan ergonomi pada 2005–2007.
Dengan penetapan tersebut, Prof Hari Purnomo akan memimpin UII untuk lima tahun ke depan. Rencana pelantikannya akan dilaksanakan pada 2 Juni 2026 mendatang.
.png)
1 hour ago
2
















































