Tangki Uang Makin Penuh, Likuiditas Tinggi, Uang Primer Tumbuh Double Digit

11 hours ago 6

Sejumlah petugas memasukkan uang rupiah tidak asli ke dalam mesin pencacah pada pemusnahan fisik uang rupiah tidak asli di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (5/3/2026). Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulteng memusnahkan 3.274 lembar fisik uang rupiah tidak asli pecahan Rp5.000 hingga Rp100.000 yang mencakup periode 2014-2025, baik yang diterima oleh BI sendiri maupun dari laporan hasil pengungkapan dari kepolisian.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Bank Indonesia mencatatkan pertumbuhan uang primer (M0) adjusted kembali mencapai double digit. Pada Februari 2026, uang primer (M0) adjusted tercatat tumbuh 18,3 persen secara year on year (yoy).

“Uang primer (M0) adjusted pada Februari 2026 tumbuh 18,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 14,7 persen (yoy) sehingga tercatat sebesar Rp 2.228 triliun,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Denny menuturkan, perkembangan tersebut didorong oleh meningkatnya pertumbuhan giro bank umum di BI adjusted sebesar 33,6 persen (yoy) dan uang kartal yang diedarkan sebesar 15,8 persen (yoy).

“Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 adjusted telah mempertimbangkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted),” terangnya.

Diketahui, uang primer (M0) adjusted menggambarkan perkembangan uang primer yang telah mengisolasi dampak penurunan giro bank di BI akibat pemberian insentif likuiditas. Secara sederhana, M0 menggambarkan kondisi likuiditas paling dasar dalam perekonomian. Itu terdiri dari uang kartal yang beredar di masyarakat dan cadangan bank di bank sentral.

Adapun adjusted menunjukkan M0 yang sudah disesuaikan, sehingga lebih mencerminkan likuiditas riil yang tersedia di ekonomi. Peningkatan M0 adjusted menunjukkan likuiditas bertambah, bank sentral melakukan ekspansi moneter, dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Mulai Januari 2025, BI melakukan penyesuaian perhitungan M0 adjusted untuk memberikan pemahaman yang lebih lengkap mengenai perkembangan uang primer dan pengaruh dari kebijakan likuiditas yang dilakukan oleh BI.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |