Sinergi Foundation Serahkan 50 Rumah Tumbuh, Harapan Baru bagi Penyintas Bencana Aceh

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TAMIANG - Sinergi Foundation membuktikan komitmennya terus mendampingi para penyintas bencana Sumatera. Melalui program Kampung Bangkit, Sinergi Foundation berhasil merampungkan pembangunan 50 unit rumah tumbuh di Aceh Tamiang.

Puluhan rumah tersebut selesai dibangun pada Ahad (15/2/2026). Tidak lama setelah itu juga dilakukan proses serah terima kepada warga.

Tangis haru mewarnai proses perpindahan warga dari tenda pengungsian yang mulai kusam menuju hunian baru yang lebih kokoh dan nyaman. Suasana yang semula riuh dengan aktivitas warga tiba-tiba berubah khidmat saat beberapa warga tak kuasa membendung air mata ketika memegang kunci rumah mereka sendiri.

Seperti yang dialami Fitriyani, salah satu penerima manfaat, dirinya menceritakan beratnya hidup selama dua bulan di tenda yang panas dan penuh risiko keamanan.

"Saat pertama kali masuk rumah ini, kami sekeluarga menangis. Rasanya seperti tidak percaya bisa punya rumah yang nyaman dan dingin lagi,” ungkap Fitriyani.

Di tenda kami sering ketakutan, bahkan pernah ada ular masuk ke dalam posko. Sekarang kami tidak perlu merasakan pengalaman itu lagi. Terima kasih kepada donatur dan Sinergi Foundation," kata dia.

Perasaan yang sama juga dirasakan Jamaludin, sebagai penerima manfaat pertama Rumah Tumbuh. Ia mulai menempati hunian barunya itu pada 5 Januari.

Alhamdulillah, akhirnya bisa tidur nyenyak setelah sebulan mengungsi akibat rumah lama hanyut terbawa arus banjir bandang,” ucapnya.

Pembangunan Sejak Desember 2025

Program Kampung Bangkit adalah program pasca bencana yang digagas Sinergi Foundation sejak Desember 2025. Berkat hasil assessment tim relawan, program ini dilaksanakan di Desa Baling Karang, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai salah satu daerah terdampak yang paling parah.

Program pembangunan ini mengusung konsep rumah panggung sebagai bentuk mitigasi bencana banjir di masa depan. Karena itu, dalam pelaksanaannya, Sinergi Foundation tidak hanya membangun unit rumah tapi juga sistem pipanisasi air bersih untuk menunjang kebutuhan kehidupan sehari-hari di sana.

Head of Program Pendistribusian & Pendayagunaan Zakat Sinergi Foundation, Haidar Junda Rabbani menjelaskan pembangunan rumah ini tidak menggunakan jasa kontraktor luar. Pembangunan dilakukan dengan menerapkan skema gotong royong yang memberdayakan warga setempat.

“Warga digerakkan untuk saling bantu membangun rumah saudara dan tetangga mereka. Kami menyediakan alat pertukangan dan bahan bangunan berkualitas, sementara warga menyediakan tenaga dan kayu untuk tiang penopang,” ujar Haidar.

Strategi ini terbukti efektif. Sebab, selain proses pembangunannya menjadi lebih cepat, juga memberikan mata pencaharian sementara bagi warga yang kehilangan pekerjaan akibat bencana.

Selain hunian, Sinergi Foundation juga menyelesaikan permasalahan krisis air bersih melalui proyek pipanisasi. Pada proses pembuatannya, para relawan bersama warga melakukan penggalian dan pembersihan di bagian hulu, serta memasang sistem tandon ganda untuk proses filtrasi.

Kini, air layak konsumsi dapat mengalir ke rumah-rumah warga dan fasilitas umum. Menggantikan air keruh dan berlumpur yang sebelumnya terpaksa digunakan untuk kebutuhan sanitasi.

Haidar mengungkapkan ‘Rumah Tumbuh’ sengaja dirancang agar warga bisa mengembangkan hunian mereka secara mandiri di kemudian hari. Artinya, para penerima manfaat dapat memperluas rumahnya seiring waktu jika dibutuhkan.

“Karena material yang kami gunakan adalah bahan layak untuk sebuah rumah. Kami berharap rumah ini menjadi titik awal bagi para penyintas untuk merasa aman dan kembali menata kehidupan yang lebih baik,” tutur Haidar.

Haidar menyadari suksesnya program ini tidak lain berkat bantuan dan dukungan dari donatur dan kemitraan yang baik. Karena itu dirinya memberikan apresiasi atas semua hal yang telah dilakukan demi terlaksananya program Kampung Bangkit.

"Terima kasih atas kepercayaan yang dititipkan melalui Sinergi Foundation. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi semua pihak," kata Haidar.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |