Pertamina Konfirmasi Temuan Hidrokarbon Baru di Blok Rokan

1 day ago 1

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) berhasil menyelesaikan kegiatan Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) pada Sumur LD-10 Lapangan Lima yang berlokasi di lepas pantai utara Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengonfirmasi penemuan hidrokarbon baru di wilayah kerja Blok Rokan melalui Sumur Mustang Hitam (MTH)-001 yang berlokasi di Desa Libo Jaya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Konfirmasi penemuan ini diperoleh setelah rangkaian evaluasi uji produksi menunjukkan keberadaan hidrokarbon di sumur eksplorasi tersebut.

PHR menyatakan Sumur MTH-001 sebagai temuan baru di Central Sumatra Basin setelah pengujian membuktikan potensi kandungan minyak dari play baru dengan perangkap stratigrafi. Penemuan ini menegaskan peluang eksplorasi lanjutan di wilayah kerja mature Blok Rokan yang masih menyimpan prospek pengembangan.

Vice President Exploration PHR Regional 1 Suprayitno Adhi Nugroho mengatakan hasil uji produksi mengonfirmasi keberadaan hidrokarbon pada dua formasi utama. “Sumur MTH-001 telah mengonfirmasi keberadaan hidrokarbon pada Formasi Menggala dan Formasi Pematang URB,” ujarnya, dikutip Sabtu (17/1/2026).

Sumur eksplorasi MTH-001 mulai dibor pada 4 September 2025 menggunakan Rig PDSI 52.3 berkapasitas 750 HP. Pengeboran mencapai kedalaman akhir 6.464 ftMD atau 6.351,5 ftTVDSS pada 26 September 2025. Secara geologi, lokasi sumur berada di Cekungan South Aman Trough, salah satu area produktif di Central Sumatra Basin.

Setelah tahapan pengeboran rampung, PHR melanjutkan kegiatan ke fase uji produksi menggunakan Rig BMS-007 pada periode 5 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026. Hasil pengujian memperlihatkan potensi sumber daya minyak dari Formasi Pematang URB dan Formasi Menggala yang berada di South Aman Trough.

Suprayitno menilai temuan ini memberikan sinyal positif bagi pengembangan lanjutan di wilayah tersebut. “Meski laju produksi awal masih tergolong rendah, discovery ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui intervensi sumur serta evaluasi interval lain yang belum diuji,” kata dia.

Formasi Pematang URB dikenal sebagai lapisan batuan tua penghasil migas, sedangkan Formasi Menggala merupakan batuan pasir yang menjadi reservoir minyak utama di Central Sumatra Basin. Kombinasi kedua formasi tersebut memperkuat prospek eksplorasi lanjutan di Blok Rokan.

Saat ini PHR masih melakukan kajian komprehensif untuk menghitung potensi sumber daya dan cadangan dengan mengintegrasikan seluruh data subsurface dan hasil uji. “Tim eksplorasi dan pengembangan sedang menyiapkan skenario Produksi Awal atau POPE agar discovery ini dapat segera dimonetisasi secara optimal,” tutur Suprayitno.

Secara geografis, Sumur MTH-001 berada sekitar tiga kilometer dari Lapangan Oki, empat kilometer dari Lapangan Kokoh, dan enam kilometer dari Gathering Station Libo. Kedekatan tersebut membuka peluang pemanfaatan fasilitas eksisting untuk meningkatkan efisiensi pengembangan lapangan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |