Pemprov Sulteng dorong OPD gunakan sistem berbasis data.
REPUBLIKA.CO.ID, PALU, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk beralih menggunakan sistem berbasis data dan visualisasi. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam rapat koordinasi di Palu, Rabu, dengan seluruh kepala OPD didampingi Wakil Gubernur Reny Lamadjido dan Sekretaris Daerah Novalina.
Gubernur menekankan pentingnya penggunaan sistem ini dalam lebih dari 100 hari kerja kepala OPD yang baru dilantik. Ia mengajak seluruh OPD untuk meninggalkan pola kerja lama dan mengadopsi sistem berbasis data untuk meningkatkan kinerja.
Konsep "peta hidup" yang diperkenalkan merupakan peta digital interaktif yang mencakup informasi strategis pembangunan daerah, dari data hingga program yang sedang dan akan dilaksanakan. Dengan peta ini, OPD bisa memaparkan program secara visual tanpa dokumen fisik, bahkan memeriksa detail lokasi pekerjaan di lapangan.
Contohnya, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dapat menampilkan kondisi dan rencana pembangunan ruas jalan secara terperinci. Sistem ini juga memungkinkan integrasi data lintas sektor, seperti kelautan, pertanian, hingga pendidikan, dalam satu sistem digital yang dapat diakses kapan saja, bahkan saat kunjungan lapangan.
Gubernur menargetkan dalam dua tahun mendatang, seluruh program pembangunan di Sulawesi Tengah sudah terdokumentasi secara visual dan terintegrasi dalam sistem ini. Hal ini diharapkan dapat menyederhanakan sistem kerja agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Selain itu, forum perencanaan seperti Musrenbang akan lebih strategis dengan data visual yang jelas, dan laporan kepada DPR juga akan lebih ringkas dan visual. Transformasi ini bertujuan untuk pengentasan kemiskinan yang terukur dan tepat sasaran.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
4 hours ago
3














































