Pemprov DKI Jakarta Siap Kirim Bantuan untuk Penanganan Pascagempa di NTT

4 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Akibatnya, puluhan orang warga dilaporkan meninggal dunia.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk pengiriman bantuan. Ia memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan ikut berkontribusi untuk membantu warga terdampak bencana gempa bumi tersebut.

"Kemarin kami langsung melakukan koordinasi, dan selalu Pemerintah DKI Jakarta pasti akan berkontribusi memberikan dan meringankan saudara-saudara kita yang terkena dampak dari gempa," kata dia, Ahad (16/8/2026).

Menurut dia, saat ini Pemprov DKI Jakarta masih terus memetakan dampak bencana tersebut. Ia menyatakan, pihaknya akan memberikan bantuan untuk bisa meringankan para korban terdampak.

"Nanti untuk yang di NTT, di Maumere dan sebagainya, kami sedang mempelajari mana-mana yang kemudian Pemerintah DKI Jakarta bisa ikut andil untuk memberikan bantuan," ujar Pramono.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Ahad pukul 16.00 WIB, korban meninggal dunia akibat gempa bumi itu mencapai 53 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Manggarai Barat satu orang, Nagekeo satu orang, dan Ende dua orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat, Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan petugas gabungan juga mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka. Ia menyebutkan, total korban luka-luka mencapai 137 jiwa.

"Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat," kata dia melalui keterangannya.

Sementara itu, total rumah rusak berat sebanyak 154 unit, rusak sedang 49 unit, dan rusak ringan 38 unit. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas Pendidikan, tempat ibadah, kantor pemerintahan dan sejumlah fasilitas umum lain.

Sementara pendataan warga yang mengungsi masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga Ahad, terdapat sebanyak 5.488 jiwa mengungsi secara terpusat dan 171 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri.

Menurut dia, sejumlah bantuan telah disalurkan baik melalui jalur darat maupun udara. Bantuan yang telah tiba di antaranya bantuan logistik dari pemerintah pusat yang telah tiba di Maumere dan Labuan Bajo, dengan total bantuan yang disalurkan mencapai 4.925 paket.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |