Mengapa 80 Ribu Rumah di Paris Dibiarkan Kosong Saat Warga Sulit Mencari Hunian?

10 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Kota Paris akan menaikkan secara tajam pajak atas hunian yang dibiarkan kosong di tengah semakin sulitnya warga mendapatkan rumah sewa di ibu kota Prancis. Kebijakan itu menargetkan sekitar 80 ribu hunian yang diperkirakan telah kosong dalam jangka panjang dan berpotensi dikembalikan ke pasar perumahan.

Dewan Kota Paris menyetujui penerapan tarif pajak baru yang dapat dikenakan mulai 1 Januari 2027. Pemerintah kota berharap tekanan fiskal tersebut mendorong pemilik menyewakan atau menjual kembali properti mereka, dengan target sekitar 20 ribu hunian kembali tersedia bagi masyarakat.

Kebijakan itu diberitakan Le Monde pada Sabtu (18/7/2026) dalam artikel berjudul Le Conseil de Paris vote le doublement de la taxe sur les logements vacants, avec l’espoir de libérer 20 000 biens immobiliers. Le Monde, yang mengutip kantor berita AFP, menyebut Pemerintah Kota Paris menghadapi kekosongan struktural yang diperkirakan mencapai 80 ribu hunian.

Paradoks perumahan Paris terlihat jelas. Di satu sisi, mahasiswa, pekerja muda, keluarga, dan pegawai layanan publik menghadapi persaingan ketat untuk memperoleh apartemen. Di sisi lain, puluhan ribu unit tempat tinggal tidak digunakan dalam jangka panjang.

Data terbaru Institut Nasional Statistik dan Studi Ekonomi Prancis atau Insee, badan statistik di negara tersebut, menunjukkan Paris memiliki 1.402.024 unit hunian pada 2023. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.124.522 unit merupakan tempat tinggal utama, 138.426 unit berstatus rumah kedua atau tempat tinggal sesekali, dan 139.075 unit tercatat kosong.

Dengan demikian, hunian kosong mencakup 9,9 persen dari seluruh persediaan rumah di Paris. Apabila hunian kosong digabungkan dengan rumah kedua dan tempat tinggal sesekali, jumlahnya mencapai 277.501 unit atau sekitar 19,8 persen dari total hunian.

Artinya, hampir satu dari setiap lima rumah di Paris tidak digunakan sebagai tempat tinggal utama. Namun, angka tersebut tidak berarti seluruh unit dapat segera ditempati atau langsung dialihkan menjadi rumah sewa.

Perkiraan Hunian

Jumlah sekitar 80 ribu yang menjadi sorotan merupakan perkiraan hunian dengan kekosongan struktural. Istilah itu merujuk pada properti yang tidak dihuni dalam jangka panjang, bukan apartemen yang kosong sementara karena pergantian penyewa, proses penjualan, atau renovasi.

Jacques Baudrier, wakil wali kota Paris yang membidangi perumahan, memperkirakan sekitar 80 ribu dari total hunian kosong berada dalam kategori struktural dan menjadi sasaran utama kebijakan pajak tersebut.

Baudrier berharap sekitar seperempat dari jumlah itu, yakni 20 ribu unit, dapat kembali dipasarkan untuk disewakan atau dijual. Target tersebut setara dengan sekitar 14,4 persen dari 139.075 hunian kosong yang tercatat dalam data Insee 2023.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |