Perusahaan penyedia indeks global, FTSE Russell melakukan perombakan indeks dengan mencoret saham DSSA hingga DAAZ.
![]()
Perusahaan penyedia indeks global, FTSE Russell melakukan perombakan indeks dengan mencoret saham DSSA hingga DAAZ. (Foto: iNews Media Group)
IDXChannel - Perusahaan penyedia indeks global, FTSE Russell melakukan perombakan indeks kuartalan untuk Juni 2026. Dalam perubahan tersebut, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dicoret dari indeks Large Cap.
FTSE mencoret saham DSSA karena dikategorikan sebagai saham dengan konsentrasi kepemilikan yang tinggi oleh pemegang saham tertentu (high shareholding concentration atau HSC).
Saham emiten energi milik Grup Sinarmas itu dikeluarkan dari indeks Large Cap bersamaan dengan tiga saham luar lainnya. Ketiganya yakni saham The Magnum Ice Cream Company (Belanda), Solstice Advanced Materials Inc (AS) dan Versant Media Group Inc (AS) di mana ketiganya dicoret usai spin-off yang berdampak pada penurunan nilai pasar.
Pencoretan saham DSSA mengikuti jejak sebelumnya oleh PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang telah didepak pada September 2024. BREN saat itu sempat masuk namun dicoret dua hari kemudian akibat isu free float dan HSC.
Di samping DSSA, FTSE juga menghapus tiga saham asal Indonesia lainnya dari indeks, dalam hal ini Micro Cap. Ketiga saham tersebut yakni PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA).
.png)
21 hours ago
10
















































