Lupa Kata Sandi Terus? Konsep Passwordless Diprediksi Jadi Standar Login di 2026

2 hours ago 2

Oleh: Bambang Kelana Simpony, dosen UBSI kampus Tasikmalaya

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Lupa kata sandi email, akun perbankan, atau media sosial kerap menjadi pengalaman melelahkan di era digital. Dengan puluhan akun yang harus diakses setiap hari, mengingat kombinasi huruf, angka, dan simbol bukan hanya merepotkan, juga sering berujung pada frustrasi dan proses reset berulang.

Kondisi inilah yang mendorong munculnya konsep passwordless atau autentikasi tanpa kata sandi. Penulis memprediksi tahun 2026 akan menjadi titik balik ketika sistem login tanpa kata sandi mulai digunakan secara lebih luas dan masif.

Ketergantungan pada kata sandi justru menjadi titik lemah dalam keamanan digital. Sistem yang mengandalkan ingatan manusia dinilai tidak lagi relevan di tengah meningkatnya ancaman siber dan kompleksitas layanan digital.

Kita hidup di era password fatigue. Setiap kali diminta membuat kata sandi baru yang semakin rumit, sebenarnya kita sedang mempertahankan sistem keamanan lama yang rentan terhadap kesalahan manusia.

Passwordless Bukan tanpa Keamanan

Passwordless bukan berarti menghilangkan keamanan. Sebaliknya, pendekatan ini menggantikan konsep “sesuatu yang Anda ketahui” seperti kata sandi, dengan “sesuatu yang Anda miliki” atau “sesuatu yang Anda adalah”.

Pengguna nantinya tidak perlu lagi mengetikkan kata sandi. Akses akun cukup dilakukan melalui sidik jari, pemindaian wajah, atau perangkat pribadi yang telah terverifikasi. Proses login menjadi lebih cepat, aman, dan minim hambatan.

Beberapa teknologi utama disebut menjadi penggerak peralihan ini. Autentikasi biometrik seperti sidik jari dan pengenalan wajah kini semakin umum digunakan di perangkat modern.

Selain itu, passkeys mulai diperkenalkan sebagai metode login berbasis kriptografi kunci publik yang tidak lagi menyimpan atau mengirim kata sandi, sehingga lebih tahan terhadap serangan phishing.

Teknologi lain yang juga mendukung adalah security keys atau token keamanan fisik, yang memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi pengguna dengan kebutuhan keamanan tinggi.

Selain meningkatkan keamanan, sistem passwordless juga membawa dampak positif dari sisi kenyamanan pengguna. Proses login menjadi lebih sederhana, tanpa perlu mengingat detail teknis yang rumit atau melalui prosedur pemulihan akun yang panjang.

Ke depan, pergeseran menuju autentikasi tanpa kata sandi dipandang sebagai evolusi alami dalam keamanan digital. Seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem yang aman sekaligus praktis, passwordless dinilai akan menjadi standar baru dalam mengakses layanan digital di berbagai sektor.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |