Pakar gizi klinik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tirta Prawita Sari, membagikan lima kiat sehat menikmati sajian khas Lebaran tanpa khawatir kesehatan terganggu. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar gizi klinik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Tirta Prawita Sari, membagikan lima kiat sehat menikmati sajian khas Lebaran tanpa khawatir kesehatan terganggu, diawali modifikasi cara memasak tanpa mengubah rasa.
Pertama, ganti sebagian santan kental dengan santan encer atau susu rendah lemak, buang kulit ayam sebelum dimasak, dan batasi porsi rendang sekitar 75 gram. "Langkah ini memangkas lemak jenuh secara bermakna," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Kedua, dahulukan serat sebelum makan besar. Tirta mengatakan, setengah buah alpukat atau satu porsi sayur sebelum menyantap menu utama sudah cukup untuk memperlambat penyerapan lemak dan gula.
"Meta-analysis membuktikan serat larut dapat menurunkan kolesterol LDL rata-rata 5–10 persen. Chia seeds yang direndam air 30 menit sebelum makan juga terbukti secara klinis memperlambat lonjakan gula dan trigliserida," kata Tirta.
Ketiga, jalan kaki 15–30 menit setelah makan. Penelitian dalam jurnal Diabetologia (2022) menunjukkan jalan santai 10 menit usai makan mampu menurunkan gula darah pascamakan rata-rata 22 persen.
Dosen di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta menyampaikan, otot yang aktif bergerak menyerap glukosa langsung tanpa memerlukan insulin. Selain itu, hindari langsung berbaring atau duduk berjam-jam setelah makan besar.
sumber : Antara
.png)
6 hours ago
4













































