Lengangnya Bali di Hari Raya Nyepi

9 hours ago 6

Suasana Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai lengang saat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1948 di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Kamis (19/3/2026). Berbagai titik kawasan pariwisata, ruas jalan dan objek vital di seluruh wilayah Bali yang ramai pada hari biasa terpantau lengang pada Hari Raya Nyepi saat umat Hindu menjalani catur brata penyepian selama 24 jam hingga Jumat (20/3) pukul 06.00 WITA. (FOTO : ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Pecalang atau petugas keamanan adat Bali memantau situasi saat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1948 di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Kamis (19/3/2026). Sebanyak 133 pecalang ditugaskan dalam pengamanan Hari Raya Nyepi di wilayah desa adat tersebut untuk menjamin keamanan dan kelancaran umat Hindu yang menjalani catur brata penyepian atau tidak menggunakan api (amati geni), tidak bepergian (amati lelungan), tidak menikmati hiburan (amati lelanguan) dan tidak bekerja (amati karya) selama 24 jam. (FOTO : ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Suasana Jalan Tol Bali Mandara yang lengang saat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1948 di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Kamis (19/3/2026). Berbagai titik kawasan pariwisata, ruas jalan dan objek vital di seluruh wilayah Bali yang ramai pada hari biasa terpantau lengang pada Hari Raya Nyepi saat umat Hindu menjalani catur brata penyepian selama 24 jam hingga Jumat (20/3) pukul 06.00 WITA. (FOTO : ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Pecalang atau petugas keamanan adat Bali memantau situasi Jalan Tol Bali Mandara saat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1948 di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Kamis (19/3/2026). Sebanyak 133 pecalang ditugaskan dalam pengamanan Hari Raya Nyepi di wilayah desa adat tersebut untuk menjamin keamanan dan kelancaran umat Hindu yang menjalani catur brata penyepian atau tidak menggunakan api (amati geni), tidak bepergian (amati lelungan), tidak menikmati hiburan (amati lelanguan) dan tidak bekerja (amati karya) selama 24 jam. (FOTO : ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BALI -- Pecalang atau petugas keamanan adat Bali memantau situasi saat Hari Raya Nyepi tahun Saka 1948 di wilayah Desa Adat Tuban, Badung, Bali, Kamis (19/3/2026).

Sebanyak 133 pecalang ditugaskan dalam pengamanan Hari Raya Nyepi di wilayah desa adat tersebut untuk menjamin keamanan dan kelancaran umat Hindu yang menjalani catur brata penyepian atau tidak menggunakan api (amati geni), tidak bepergian (amati lelungan), tidak menikmati hiburan (amati lelanguan) dan tidak bekerja (amati karya) selama 24 jam.

sumber : Antara Foto

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |