Koalisi OMS Sulsel Kutuk Penyerangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS

3 hours ago 4

Koalisi OMS Sulsel nyatakan dukungan solidaritas aktivis KontraS.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Sulawesi Selatan menyatakan dukungan solidaritas terhadap Andrie Yunus, seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang menjadi korban penyerangan air keras oleh dua terduga pelaku di Jakarta Pusat. Dukungan tersebut disampaikan dalam sebuah pernyataan di Makassar pada Minggu.

"Penyerangan ini adalah bentuk kejahatan yang sangat brutal dan dapat dimaknai sebagai upaya untuk membungkam orang-orang yang berpikir kritis," kata Idris Tajanang, perwakilan OMS Sulsel. Peristiwa ini dinilai menambah daftar kasus kekerasan terhadap aktivis dan pembela HAM di Indonesia.

Menurut Idris, insiden yang menimpa Andrie Yunus menunjukkan kemunduran dalam kehidupan demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. "Pemerintah dan penegak hukum harus mengungkap pelaku teror, motif, dan relasi kuasanya," tegasnya. Jika gagal, negara dianggap terlibat dalam kejahatan tersebut.

Idris menyerukan agar institusi negara, termasuk DPR, Presiden, dan Komnas HAM, memberikan perhatian serius dalam pengungkapan kasus ini. Presiden diharapkan menunjukkan ketegasan sikap terhadap represi terhadap warga negara dan komitmen terhadap Pasal 28I ayat 4 UUD NRI, yang mengatur perlindungan, penegakan, dan pemajuan HAM.

Herlambang Perdana Wiratraman, aktivis hak asasi manusia, menilai penyerangan terhadap pembela HAM sebagai tindakan biadab yang seharusnya mendapatkan pendampingan hukum. Ia menyoroti bahwa kejadian ini mengulangi insiden serupa yang dialami Novel Baswedan, dan menegaskan bahwa impunitas hukum menjadi penyebab berulangnya kekerasan tersebut.

"Saya berharap institusi penegakan hukum bekerja lebih serius untuk mengungkap peristiwa ini, siapa pelaku, motifnya, serta relasi kuasa di balik kekerasan itu," ujarnya. Setelah penyerangan, korban dibawa ke rumah sakit dan mengalami luka bakar sekitar 24 persen akibat siraman air keras.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |