Kendaraan Brimob Masih Siaga di Polda Metro Jaya Hingga Kamis Sore

7 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah kendaraan milik Korps Brimob masih terparkir di halaman depan Polda Metro Jaya pada Kamis (9/7/2026). Hal itu merupakan fenomena yang jarang terjadi di lingkungan tersebut. 

Berdasarkan pantauan Republika hingga pukul 17.00 WIB, terdapat puluhan kendaraan roda jenis trail yang berjajar di halaman depan Polda Metro Jaya. Tak hanya itu, sejumlah bus dan truk juga masih terparkir di halaman markas kepolisian itu. Bahkan, sejumlah kendaraan taktis juga masih nampak di sana.

Meski begitu, tidak nampak adanya anggota Brimob yang berjaga di Polda Metro Jaya. Hanya kendaraan mereka yang berjajar rapi di tempat itu.

Dari informasi yang dihimpun, penjagaan ketat telah dilakukan sejak Kamis pagi Bahkan, sejumlah anggota Brimob juga ikut berjaga dengan dilengkapi senjata laras panjang. Masyarakat yang hendak memasuki area itu juga ditanyai keperluannya oleh anggota kepolisian. 

Namun, pada siang hari, tidak nampak lagi anggota Brimob yang berjaga di halaman Polda Metro Jaya. Hanya ada kendaraan Korps Brimob yang terparkir rapi di sana.

Sebelumnya, beredar informasi Polda Metro Jaya didatangi puluhan orang berambut cepak pada Kamis subuh. Namun, belum diketahui pasti identitas puluhan orang tersebut.

Diketahui, pada Rabu (8/7/2026), tim gabungan Polri, dari Kortas Tipidkor Mabes Polri, dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, melakukan penggeledahan di 12 lokasi. Aksi itu dilakukan dalam rangka mengusut perkara mega korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait dengan korupsi batubara, Asabri, dan Jiwasraya, serta perkara terkait Krakatau Steel (KS).

Tiga lokasi penggeledahan di antaranya berada di Restoran de Club Signature, dan Koin Money Changer yang berada di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel). Di lokasi tersebut, penyidik kepolisian menemukan uang tunai setotal Rp 67,2 miliar dalam berbagai bentuk mata uang asing dan lokal. 

Penyidik kepolisian juga menggeledah sebuah rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Dari penggeledahan rumah yang belum jelas milik siapa itu, polisi menemukan uang tunai dari berbagai pecahan uang asing yang jika ditotal mencapai Rp 476 miliar. Tak hanya itu, polisi juga menemukan tumpukan batangan-batangan emas seberat total 74 kilogram (kg).

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |