Israel akan Tutup Masjid Al-Aqsa Hingga Idul Fitri, Benarkah akan Ditutup Permanen?

7 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, ALQUDS — Otoritas pendudukan Israel dilaporkan bakal terus menutup Masjid Al-Aqsa bagi jamaah Muslim hingga hari raya Idul Fitri mendatang dan seterusnya. Kebijakan diskriminatif ini merupakan yang pertama kalinya terjadi dalam sejarah modern, di tengah dalih "situasi keamanan" akibat perang AS-Israel melawan Iran.

Sumber yang memahami urusan masjid di Yerusalem Timur yang diduduki mengungkapkan kepada Middle East Eye (MEE) bahwa pihak berwenang Israel telah memberi tahu Wakaf Islam—lembaga yang bertanggung jawab mengelola situs tersebut—mengenai keputusan penutupan ini dalam beberapa hari terakhir.

Penutupan yang tidak pernah terjadi sebelumnya ini, terutama di sepanjang bulan suci Ramadhan, dikutuk keras oleh warga Palestina sebagai upaya Zionis mengeksploitasi ketegangan perang untuk memperkuat kendali atas Al-Aqsa. Sejak Israel menduduki Yerusalem Timur pada 1967, ini merupakan Ramadhan pertama di mana warga Palestina sama sekali tidak bisa melaksanakan sholat Jumat di dalam masjid suci tersebut.

Hingga saat ini, sholat Jumat dan sholat Tarawih tetap dilarang. Pasukan Israel dalam jumlah besar dikerahkan di Kota Tua untuk menghalangi akses warga, sementara hanya maksimal 25 staf Wakaf yang diizinkan masuk dalam satu giliran kerja.

"Menutup Kota Tua dengan cara seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Dr. Mustafa Abu Sway, profesor sekaligus anggota Dewan Wakaf Islam di Yerusalem. Ia mencatat adanya inkonsistensi, di mana kehidupan di luar tembok Kota Tua berjalan normal, namun akses ke rumah ibadah di dalamnya dibekukan total.

Warga Yahudi menerobos masuk ke Masjid al-Aqsa pada Ahad (3/8/2025).

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |