Warga melihat foto korban serangan udara AS-Israel yang dipajang di depan reruntuhan bangunan di Teheran, Iran, Senin (13/4/2026). Serangan AS-Israel ke Iran dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.300 orang. Dari jumlah korban itu, sedikitnya 210 anak dikabarkan tewas sejak dimulainya serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan setelah perundingan perdamaian yang diadakan di Islamabad pada 11 April.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN— Seorang pejabat militer Iran yang berpengalaman menegaskan pada Senin (4/5/2026) kemarin bahwa negaranya tidak memiliki rencana sebelumnya untuk menyerang Uni Emirat Arab maupun fasilitas di Pelabuhan Fujairah, UEA.
Dia menuduh militer AS sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut, menurut stasiun televisi Iran.
Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab -pada Senin pagi- menuduh Iran melancarkan serangan dengan dua pesawat tak berawak terhadap kapal tanker minyak Uni Emirat Arab (ADNOC) saat melintasi Selat Hormuz.
Dilansir Aljazeera, Selasa (5/5/2026), sementara Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris -dalam sebuah pernyataan- melaporkan bahwa proyektil tak dikenal menghantam kapal tanker minyak, 145 kilometer di utara kota Fujairah, Uni Emirat Arab, di Selat Hormuz
UEA menganggap penargetan pelayaran komersial, serta penggunaan Selat Hormuz sebagai alat tekanan atau pemerasan ekonomi, merupakan tindakan pembajakan yang dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Iran, dan merupakan ancaman langsung terhadap stabilitas kawasan dan penduduknya serta keamanan energi global.
Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengumumkan pada Senin malam bahwa mereka telah menangkis 15 rudal dan 4 pesawat tak berawak yang datang dari Iran, dan menyebutkan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden tersebut mengakibatkan 3 korban luka.
Operasi yang direkayasa
Di sisi lain, pejabat Iran itu menuduh pasukan AS berada di balik serangan tersebut, sambil menambahkan bahwa hal itu terjadi karena tindakan nekat mereka membuka Selat Hormuz secara ilegal melalui jalur-jalur terlarang.
.png)
9 hours ago
5















































