Emily Blunt Ogah Kasih Akses HP ke Anak, Apa Alasannya?

9 hours ago 4

Aktris Emily Blunt.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Emily Blunt mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perkembangan kecerdasan buatan (Al). Dalam wawancara terbaru untuk mempromosikan The Devil Wears Prada 2, ia menggambarkan Al sebagai hal yang menakutkan sekaligus ancaman.

"Ada begitu banyak tantangan, kekhawatiran, dan ketakutan. Saya pikir film ini mampu menangkap apa yang sedang terjadi, bagaimana tekanan besar yang sedang dialami jurnalisme, dan menurut saya itu sangat menyentuh," kata Blunt seperti dilansir laman USA Today, Kamis (30/4/2026).

Film The Devil Wears Prada 2 mengangkat disrupsi Al di dunia majalah mode. Disutradarai David Frankel, film ini menceritakan bagaimana majalah fiksi Runway menghadapi tekanan besar akibat menurunnya pembaca dan meningkatnya penggunaan Al. Karakter Emily Charlton, yang diperankan Blunt, bahkan memilih hengkang dari industri media dan beralih menjadi korporat di industri mode. Salah satu adegan penting dalam film menampilkan seorang calon CEO yang menyatakan majalah tidak lagi membutuhkan model maupun lokasi eksotis, karena semua konten visual dapat dibuat menggunakan Al.

Namun talenta Hollywood seperti Blunt menilai Al bukan hal yang bermanfaat. Menurut ibu dua anak tersebut, dunia Al seperti gelembung yang menakutkan untuk dimasuki. Blunt bersama sang suami, bahkan sepakat membatasi akses teknologi dan internet untuk kedua anak mereka, Hazel (12 tahun) dan Violet (9 tahun).

"Aku sampai sekarang belum mengizinkan anak-anak mengakses internet atau memiliki ponsel. Itu seperti punya pengedar narkoba di rumah yang tidak membayar sewa dan tidak memberi manfaat apa pun," kata dia sambil bercanda.

Blunt mengatakan ia dan suaminya ingin menanamkan nilai kebersamaan, kreativitas, dan interaksi langsung kepada anak-anak mereka selama mungkin. la juga mengapresiasi kebijakan sekolah anaknya yang melarang penggunaan ponsel. "Sekolah-sekolah mulai menyadarinya, dan ada kebijakan larangan ponsel di sekolah anak saya. Kepala sekolah bilang, setelah ponsel dilarang, kantin jadi ramai lagi. Anak-anak kembali berbicara," kata Blunt.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |