Catat Jalur Alternatif Mudik di Jabar, Ini Titik-Titiknya

2 hours ago 1

Pemudik memadati jalur Pantura Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, Ahad (6/4/2025). Pada H+5 Lebaran yang merupakan puncak arus balik Lebaran, volume kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta di jalur Pantai Utara Indramayu terpantau masih padat dan didominasi kendaraan roda dua.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat mengungkapkan sejumlah jalur alternatif mudik lebaran tahun 2026 untuk para pemudik di wilayah Jawa Barat. Ada delapan jalur alternatif mudik yang dapat dilintasi para pemudik.

"Pemudik dapat melewati jalur alternatif saat mudik Lebaran 2026 untuk menghindari kemacetan di jalur utama. Di wilayah utara Jawa Barat, setidaknya ada delapan jalur alternatif," ucap Kepala Dishub Provinsi Jawa Barat Dhani Gumelar, Selasa (10/3/2026).

Ia menuturkan delapan jalur alternatif di utara yaitu jalur Sukamandi-Kalijati sepanjang 22 kilometer, Pamanukan-Subang sepanjang 31 kilometer, Kadipaten-Jatitujuh-Jatibarang sepanjang 40,7 kilometer dan Haurgeulis-Patrol sepanjang 19 kilometer. Selain itu, jalur alternatif yang bisa dilewati yaitu Cikamurang-Jangga sepanjang 35 kilometer, Budur-Tegalgubug-Jagapura-Mundu sepanjang 32 kilometer, Losari-Ciledug-Cidahu-Kuningan sepanjang 95 kilometer serta Cirebon-Sumber-Rajagaluh-Majalengka sepanjang 32 kilometer.

Sementara itu di jalur tengah Jawa Barat, terdapat empat jalur alternatif seperti Subang-Lembang-Bandung sepanjang 41 kilometer, Sumedang-Jalan Cagak-Wanayasa-Purwakarta sepanjang 85 kilometer, Talaga-Bantarujeg-Wado-Sumedang sepanjang 79 kilometer dan Kuningan-Cikijing-Majalengka-Kadipaten sepanjang 45 kilometer. Ia melanjutkan pemudik juga memiliki lima jalur alternatif di selatan Jawa Barat. Kelima jalur alternatif itu adalah Garut-Banyuresmi-Leuwigoong-Kadungora-Cijapati-Majalaya-Bandung sepanjang 78 kilometer, Sasak Beusi-Cibatu-Leles sepanjang 19 kilometer, dan Banjar-Manonjaya-Tasikmalaya sepanjang 44 kilometer.

Selain itu, jalur Malangbong-Wado sepanjang 15 kilometer dan Parakan Muncang-Warung Simpang sepanjang 9 kilometer. Ia menambahkan sebanyak 25 juta penduduk Jawa Barat diprediksi bakal melakukan pergerakan pada arus mudik Lebaran tahun 2026. Mereka memprediksi bakal terjadi peningkatan signifikan pemudik yang melakukan mudik.

"Lima puluh persen orang Jawa Barat akan melakukan pergerakan mudik atau pulang kampung. Jadi kurang lebih ada 25,1 juta (orang) akan melakukan perjalanan dan 25,6 jutanya lagi tidak akan melakukan perjalanan," ucap dia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |