BSI: Indonesia Sharia Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekonomi Syariah

3 weeks ago 55

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- VP Business Strategy Islamic Ecosystem Group Bank Syariah Indonesia (BSI) Yosita Nur Wirdayanti menilai penyelenggaraan Indonesia Sharia Forum (ISF) 2026 oleh Republika menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah nasional. Menurut Yosita, forum tersebut penting untuk membangun sinergi, memperluas jejaring, sekaligus memperbarui informasi mengenai berbagai produk dan program yang sedang dikembangkan masing-masing sektor.

"Menurut kami ini acaranya bagus sekali karena banyak stakeholder-stakeholder dari ekonomi syariah, baik dari lembaga keuangan syariah, maupun pelaku-pelaku industri ini bisa ketemu Jadi bisa saling bersinari, berkolaborasi, saling update," ujar Yosita saat menghadiri Indonesia Sharia Forum (ISF) 2026 yang diselenggarakan Republika di The Energy Building, SCBD, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Ia mengatakan, forum seperti ISF memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Dari sisi lembaga keuangan, kegiatan tersebut membuka peluang untuk memahami berbagai produk maupun program yang dikembangkan pelaku industri. Sebaliknya, pelaku industri juga dapat mengenal lebih dekat layanan dan solusi yang ditawarkan lembaga keuangan syariah.

"Mungkin dari sisi lembaga keuangan bisa terupdate atas produk-produk atau pun program-program dari industri yang lain, mungkin juga dari industri yang lain, sehingga harapannya sih dari forum ini kita bisa mendapat insight baru dan bisa kolaborasi untuk pengembangan ekosistem ekonomi syariah ke depan," ucap Yosita.

Yosita menilai Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan ekonomi syariah mengingat jumlah penduduk muslim yang besar. Namun demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan berupa belum optimalnya sinergi antara pelaku industri dengan lembaga keuangan syariah.

"Sebenarnya kalau potensi kita udah pasti besar sekali mengingat kita masyarakat muslimnya banyak, cuma mungkin masih banyak pelaku-pelaku industri yang belum pakai produk dan layanan keuangan syariah, itu mungkin harusnya bisa ditingkatkan lagi," ucapnya.

Untuk memperkuat ekosistem halal, Yosita menjelaskan BSI telah membentuk kelompok khusus bernama Islamic Ecosystem Solution. Kelompok tersebut menjadi garda terdepan perseroan dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor industri halal.

"Jadi di kami sendiri, kebetulan kami tuh punya grup namanya Islamic Ecosystem Solution, jadi BSI jadi garda terdepan BSI untuk berkolaborasi dengan stakeholder-stakeholder di industri halal supaya bisa saling bersinergi dan juga mengembangkan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia," kata Yosita.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, BSI berharap pengembangan ekosistem ekonomi syariah nasional dapat berjalan lebih terintegrasi sehingga semakin banyak pelaku industri yang memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah serta mendorong pertumbuhan industri halal di Indonesia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |