600 Muslim Indonesia Gelar Sholat Id Terbesar di Ehime Jepang

4 hours ago 2

Lebih dari 600 Muslim Indonesia berkumpul seusai menunaikan Sholat Id di Kota Matsuyama, Prefektur Ehime, Jepang, pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suasana haru dan khidmat menyelimuti gedung Ehime Kyouiku Kaikan (愛媛教育会館) di Kota Matsuyama, Prefektur Ehime, Jepang, pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Jauh dari hiruk-pikuk kota besar seperti Tokyo atau Osaka, ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Pulau Shikoku menorehkan sejarah baru.

Untuk pertama kalinya, lebih dari 600 Muslim Indonesia berkumpul dalam satu wadah koordinasi yang solid untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri berjamaah. Pemandangan ini menjadi pemandangan yang sangat kontras jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, Muslim Indonesia di Ehime menjalankan ibadah secara terpisah-pisah dalam kelompok kecil atau bergabung dengan jamaah dari berbagai negara dengan koordinasi yang terbatas. Namun, tahun ini suasana terasa sangat "Indonesia". Sejak pagi buta, jamaah yang mengenakan baju koko, sarung, dan mukena khas Nusantara mulai memadati area gedung, membawa atmosfer hangat kampung halaman ke tengah dinginnya udara musim semi di Jepang Barat.

Jumlah jamaah yang mencapai angka 600 orang ini di luar dugaan panitia. Sebagai antisipasi agar ibadah tetap berjalan lancar dan nyaman, panitia terpaksa membagi pelaksanaan sholat menjadi dua kloter. Kloter pertama dimulai pukul 09.30 waktu setempat yang dipimpin oleh imam Mahmudi dan khatib Fani S. Sementara itu, kloter kedua menyusul pada pukul 10.30 waktu setempat dengan imam Andi Achmad dan khatib Risbakti.

Ini tidak lepas dari peran Komunitas Muslim Indonesia di Ehime (KMI Ehime). Meskipun organisasi ini tergolong sangat muda karena baru terbentuk pada 2025, dedikasi mereka dalam merangkul diaspora Indonesia di Prefektur Ehime dinilai patut diacungi jempol. KMI Ehime kini telah terdaftar resmi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, menjadikannya bagian sah dari jaringan diaspora nasional di Negeri Sakura.

Ketua KMI Ehime, Mashuri Imam Buchori, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat melihat lautan jamaah yang memadati ruangan. Baginya, momen ini lebih dari sekadar ritual ibadah tahunan; ini adalah pernyataan eksistensi dan solidaritas.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |